Demo Tolak RUU Pilkada Berakhir Ricuh



Aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) berakhir ricuh, Jakarta, Rabu (25/9/2014). Hal tersebut terjadi karena massa yang terdiri dari gabungan mahasiswa dan buruh memblokir jalan di depan gedung DPR RI, sehingga Kepolisian terpaksa memukul mundur massa aksi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Hendro Pandowo menjelaskan massa aksi harus dibubarkan karena telah mengganggu ketertiban lalulintas. "Kalau menutup jalan, tidak boleh. Selama mereka melakukan aksi dengan tertib, kita akan kawal. Kita negosiasi tetapi tidak mau, ya kita pukul mundur," papar Hendro.

Hendro menambahkan dalam kericuhan ini tidak ada mahasiswa yang diamankan kepolisian. Total 3000 Polisi yang diturunkan untuk mengamankan sidang paripurna DPR RI. (Rheza Alfian)

Posting Komentar

0 Komentar