“Begin” Membangkitkan Tradisi yang Sempat Mati



Pagi itu lantai dasar Fakultas Ushuludin, Universitas Islam Negeri Syarif Hidyatullah Jakarta tampak tidak seperti biasanya. Area terbuka tersebut disulap menjadi ruangan dengan partisi sebagai pembatasnya. Di depan ruangan, pengunjung berkerumun di sekitar meja registrasi sembari menunggu acara pembukaan.

Tak lama berselang, sorak sorai serta tepuk tangan pengunjung pecah ketika acara pameran foto mahasiswa jurnalistik angkatan 2012 itu resmi dibuka. Pameran bertajuk ‘Begin’ tersebut menyajikan 100 foto dari 50 pameris yang seluruhnya adalah mahasiswa Konsentrasi Jurnalistik, Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi.

Tema ‘Begin’ dipilih sebagai bentuk kembali diadakannya pameran foto oleh mahasiswa jurnalistik UIN Jakarta setelah dua tahun fakum. Terakhir, tradisi pameran foto tersebut diadakan pada 2013 lalu. Selain sebagai tradisi, pameran foto juga menjadi pelengkap mata kuliah foto jurnalistik.

Ketua Pameran, Muhammad Arfian menjelaskan pameran foto jurnalistik merupakan wadah sekaligus fasilitator untuk memamerkan hasil karya mahasiswa. “Selain untuk memenuhi tugas kuliah, pameran ini juga sebagai ajang pengalaman bagi teman-teman yang lain,” jelasnya saat ditemui di lokasi pameran, Kamis (18/6/2016).

Selain menampilkan hasil karya foto jurnalistik, kata Arfian, pameran tersebut menghadirkan hiburan musik akustik, nonton bareng film Vivian Maier, dan ditutup dengan kuliah umum bertema Explore Your Passion With Photo Journalism dengan narasumber Adek Berry, fotografer Kantor Berita Perancis (AFP) dan Yoppy Pieter, fotografer lepas.

Sementara itu, Arief Rachman, salah seorang pengunjung menuturkan, beberapa foto yang dipamerkan sudah cukup bagus dan layak untuk dipamerkan. “Namun ada beberapa foto yang kurang memuaskan. Selain itu, para pameris perlu mencantumkan caption agar foto lebih mudah dipahami,” jelasnya.

(Triya Hermalis)

Posting Komentar

0 Komentar