KBM UIN Jakarta Ajak Mahasiswa Peduli Kasus Salim - Tosan


Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM)  UIN Jakarta menggelar istighosah, Senin (1/10/2015) pukul 18.30 WIB. Acara yang berlangsung di lapangan parkir Student Center (SC) UIN Syarif Hiyatullah Jakarta ini sebagai bentuk solidaritas untuk dua petani sekaligus aktivis lingkungan asal Lumajang, yakni Salim ‘kancil’ dan Tosan. Keduanya dianiaya oleh sekelompok orang. Kancil dianiaya hingga tewas, sedangkan Tosan dirawat dalam keadaan kritis.

Salah seorang peserta istighosah, Azami Mohammad menjelaskan kegiatan tersebut bukan sekadar aksi solidaritas, melainkan upaya penyampaian pesan kepada seluruh mahasiswa untuk ikut merespon konflik agraria di Lumajang. “Setelah istighosah malam ini, semoga semakin banyak kawan-kawan mahasiswa di sini (UIN Jakarta) dan Kampus lain yang peduli atas peristiwa di Lumajang,” ujarnya.

Azami berpandangan, konflik agraria di Lumajang yang berujung dengan terbunuhnya Salim merupakan bukti bahwa hak dan kesejahtraan petani di Indonesia masih sering diabaikan. “Tidak akan ada peristiwa Salim jika penguasa berpihak pada petani dan rakyat kecil,” ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Azami, mahasiswa menuntut agar pihak berwenang mengusut tuntas kasus Salim dan Tosan. “Pihak yang berwenang jangan hanya menangkap para pelaku lapangan, tapi adili juga aktor intelektualnya,” tuntut Azami. Selain itu, mahasiswa mendesak pemerintah menutup tambang pasir di Lumajang, karena pertambangan hanya membawa kesusahan bagi petani.

Agar kejadian serupa tak terulang dan cita-cita reforma agraria bisa tercapai, Azami berharap keadilan bisa ditegakan. Kemudian ke depannya kebijakan agraria harus lebih berpihak pada petani. “Bagaimana mau mencapai reforma agraria jika penguasa cenderung mengutamakan perusahan,” Tutup Azami.

Sementara itu, Abdul Jalil, ketua Forum UKM berpendapat sudah seharusnya mahasiswa ikut merespon peristiwa Salim dan Tosan. “Pada dasarnya UKM bukan hanya bergerak di bidang kreatifitas tapi juga dalam bidang sosial. Maka kami punya beban moral sebagai anggota UKM dan mahasiswa untuk ikut merespon peristiwa pembunuhan dan penganiayaan petani di Lumajang,” ucap Jalil usai acara istighosah. Di hari yang sama, KBM UIN Jakarta melakukan aksi teatrikal dan pengumpulan donasi solidaritas Salim ‘Kancil’ dalam Karnaval UKM di UIN Jakarta.

(Bisri)

Posting Komentar

0 Komentar