Menjaga Keutuhan NKRI

Ali Irfani
Keutuhan bangsa Indonesia akhir – akhir ini sering diuji. Kasus – kasus intoleran yang menyangkut Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) –khususnya agama- yang belum lama ini terjadi. Seperti kasus dugaan penistaan agama, ataupun teror atas nama Tuhan.

Dosen Mata Kuliah Pancasila Ali Irfani mengatakan tidak ada cara instan untuk menjawab dan menyelesaikan masalah tersebut. Penguatan moral dan daya kritis warga negara harus terus dilakukan dengan beragam cara disegala sektor, yakni sektor pekerjaan, kebijakan, regulasi, dan lain – lain.

“Penting dan bisa dilakukan sehari - hari adalah bagaimana menanamkan sikap mengahargai perbedaan dan sikap kesadaran bahwa kita memang beragama,” ujar peneliti salah satu lembaga survei ini saat ditemui wartawan LPM Journo Liberta Siska Irma Diana di Ciputat, Jumat, (25/11/2016). Berikut hasil wawancaranya.

Menurut anda, bagaimana keutuhan Indonesia saat ini?

Keadaan NKRI saat ini menurut saya stabil, utuh dan oke, hanya saja  jika pemerintah kita tidak serius dalam menanggapi masalah-masalah yang terjadi, hal itu dapat membahayakan bagi keutuhan NKRI kita.

Masalah apa yang sangat rentan terjadi di Indonesia?

Hal yang paling serius yang pernah terjadi adalah konflik agama seperti yang terjadi di Ambon, serta konflik antaretnis yang terjadi di Kalimantan.
Sedangkan kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahya Purnama (Ahok) bukanlah kasus yang serius. Sehingga tidak menimbulkan perpecahan bangsa. Demonstrasi dan penyampaian aspirasi yang dilakukan rakyat sudah benar.

Apa yang harus dilakukan agar semua itu tidak terulang?

Penting dan bisa dilakukan sehari hari adalah bagaimana menanamkan sikap mengahargai perbedaan dan sikap kesadaran bahwa kita memang beragama, sehingga tidak mungkin dapat menyatukan semua hal, itulah yang menjadi kunci agar dapat merawat keutuhan NKRI.


Siapa saja yang berperan penting dalam menjaga keutuhan NKRI?

Saya rasa semua elemen berperan penting. Negara dengan instrumen yang dimiliki seperti Tentara, Polri dan Birokrasi wajib untuk menjaga keutuhan negara. Menjaga keutuhan NKRI dengan saling menghargai terhadap perbedaan yang ada.

Peran pelajar dan mahasiswa saat ini?

Saya rasa masih, pelajar dan mahasiswa kita sejatinya memiliki semangat kebangsaan yang luar biasa. Hal tersebut dapat kita lihat ketika kebangsaan kita diuji, kita dapat melihat aksi mereka dalam membela bangsa dan negara ini sangat luar biasa. Lihat saja aksi - aksi kebangsaan terakhir ini, pada aksi 411 atau aksi Nusantara, banyak pelajar dan mahasiswa yang terlibat di sana. Aksi tersebut sesungguhnya adalah refleksi kepedulian mereka sebagai bangsa Indonesia.

Harapannya?

Kita semua berharap pelajar dan mahasiswa kita untuk terus memperbanyak membaca dan bergaul. Terlibat aktif dalam setiap masalah - masalah kebangsaan, serta turut andil dan peduli membantu menyelesaikan masalah - masalah bangsa dan negara. Maka, kita akan menjadi negara yang kuat dan maju.

(Siska Irma Diana)

Posting Komentar

0 Komentar