Doa Bersama untuk "Yu Patmi"

Foto : Lentera HAM
Aliansi Jakarta Melawan Semen menggelar doa bersama di Aula Student Centre UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis, (21/3/2017). Doa bersama dilakukan untuk mendoakan Kartini Kendeng, Patmi yang wafat. Patmi merupakan salah satu peserta aksi cor kaki di depan Istana Negara.

Doa bersama dilakukan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kelompok Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan Kembara Ibnu Batuttah (KMPLHK Ranita) yang ke-30.

Ketua pelaksana HUT KMPLHK Ranita ke-30 Risma Tri Yurita mengatakan semula akan mendatangkan warga pegunungan Kendeng untuk berorasi. Namun karena salah satu kartini Kendeng wafat, hal itu urung dilaksanakan.

“Awalnya kami mengundang masyarakat kendeng dalam acara HUT KMPLHK Ranita ini untuk berorasi dan menyampaikan orasinya agar mahasiswa dan organisasi mahasiswa pecinta alam (mapala) yang hadir tahu keadaan (di pegunungan Kendeng) yang sebenarnya,” ungkapnya.

Kordinator Aliansi Jakarta Melawan Semen Rausyan Fikry Muhammady mengatakan seharusnya diadakan aksi cor kaki lanjutan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Niatnya sekarang menggelar aksi lagi dengan estimasi 100 orang. Namun, karena ada berita duka bahwa salah satu kartini Kendeng gugur ketika dibawa kerumah sakit. Maka kami tidak melakukan aksi hari ini dan melakukan doa bersama,” ungkap Rausyan.

Tidak hanya menggelar doa bersama. Aliansi Jakarta Tolak Semen juga menggalang dana sebagai bentuk belasungkawa mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kepada mendiang Patmi.

Dari penggalangan dana tersebut, Aliansi Jakarta Tolak Semen berhasil mengumpulkan 725 ribu rupiah. Uang tersebut nantinya akan diberikan kepada Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

“Uang tersebut akan disalurkan ke YLBHI malam ini sebagai belasungkawa dan solidaritas mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” ujar Rausyan.

Rausyan menambahkan aksi cor kaki yang dilakukan Aliansi Jakarta Tolak Semen ialah sebagai pelecut agar mahasiswa yang tersebar di berbagai daerah ikut membantu memperjuangkan keadilan untuk petani Kendeng.

Sebelumnya beberapa mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang tergabung dalam Aliansi Jakarta Melawan Semen menggelar aksi solidaritas terhadap warga pegunungan Kendeng, Rembang, Jawa Tengah. Aksi dilakukan dengan mengecor kaki menggunakan semen, Senin (20/3/2017) di depan gedung bank Mandiri UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Aksi tersebut diselenggarakan sebagai bentuk solidaritas terhadap warga pegunungan Kendeng yang tengah melakukan aksi cor kaki di depan Istana Negara. Hal itu dilakukan warga pegunungan Kendeng sebagai bentuk penolakan pengoperasian pabrik semen di Rembang.


(Siska)

Posting Komentar

0 Komentar