Debat Molor, KPU Akui Kurangnya Persiapan


Debat kandidat pasangan calon (paslon) Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta telah berlangsung pada (19/12) kemarin di Hall Student Center. Acara ini seharusnya sudah berlangsung pada pukul 15.00 WIB. Namun ternyata, pada pukul 18.30 acara tersebut baru dimulai.

Menurut anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) bagian verifikasi berkas, Nurihksan Aldi, sebelum acara debat kandidat Dema U, ada lomba futsal yang berlangsung dari jurusan ilmu hukum yang ditargetkan akan selesai pada pukul 14.00.

“Semalam kita sudah koordinasi dengan panitianya itu bisa selesai jam dua, tapi ternyata jam tiga baru selesai. Kita persiapan baru mulai jam tiga itu untuk masalah persiapan teknis segala macam, dan dekorasi segala macam kayak gitu,” ujar Aldi.

Selain itu, pihak KPU mengaku sempat lost contact dengan beberapa panelis yang menghadiri acara debat pada malam itu. “Karena tiba-tiba Badan Pengurus Harian (BPH) yang berkordinasi untuk pihak panelis ini dipanggil oleh pihak rektorat untuk merapatkan bagaimana KPU, agenda KPU ke depan ini kayak gitu. Itu sih yang jadi alasan kenapa acara bisa ngaret banget,” jelasnya.

Menurut Aldi, mekanisme pemilihan panelis dipilih berdasarkan rekomendasi dari pihak kemahasiswaan. Sebelumnya ada beberapa calon panelis yang sudah dihubungi seperti Adi Prayitno, Anisafrani, Gun Gun Heryanto, dan Dani Setiawan. Tetapi ketiga panelis berhalangan hadir pada debat malam kemarin. Oleh karenanya, panitia penyelenggara coba mendatangkan panelis lain yang juga direkomendasikan oleh pihak kemahasiswaan.

Wakil rektor (Warek) III juga tidak dapat hadir untuk memberi sambutan. Hal ini karena Warek III dikabarkan ada acara lain yang harus dihadiri. Pihak panitia Debat kandidat Dema-U sudah mengirimkan surat permohonan kepada pihak rektorat sebelumnya agar Warek III dapat hadir dalam Debat kandidat Dema U. Tidak hanya melalui surat, Aldi menuturkan bahwa panitia juga telah mengundang secara lisan.

Mahasiswa mengeluhkan kurangnya kesiapan panitia dalam menyelenggarakan debat kandidat Dema U. “Lama banget persiapannya tuh panitia, jadwalnya jam tiga, eh pas dateng malah baru pasangin banner calon. Siapin kursi calon lah, terus ngasih pembates lah, jadinya baru mulai aja udah tertunda salat,” keluh salah satu mahasiswi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi.

Acara berakhir pada pukul 20.53 WIB, ditutup dengan closing statement dari masing-masing paslon. Setiap paslon menghimbau agar mahasiswa yang mempunyai hak pilih tidak golput serta meminta dukungan kepada seluruh mahasiswa untuk pemiluwa yang akan dilaksanakan pada hari ini.

Baca Juga : Sema U Bantah Pemilihan Anggota KPU dan Bawaslu Tidak Transparan
Baca Juga : Bawaslu Antisipasi Permasalahan Langganan Pemiluwa
Baca Juga : KPU Masih Pertahankan Sistem Lama
Baca Juga : Pasangan Calon Dema U Beradu Visi Misi dalam Debat Kandidat

Baca Juga : KPU Undur Lini Masa Pemiluwa


(Nurul Khotimah & Alifia)

Posting Komentar

0 Komentar