[Editorial] Selamat Atas Perubahan Status Jurnalistik


Beberapa hari belakangan ramai pembicaraan terkait perubahan status Jurnalistik, yang semula hanya menjadi konsentrasi namun kini telah menjadi program studi. Itu artinya jurnalistik tidak lagi menginduk pada Komunikasi Penyiaran Islam (KPI).

Apresiasi datang dari berbagai pihak. Mulai dari jajaran pemangku kebijakan hingga mahasiswa, tidak tertinggal alumni yang telah menghabiskan masa studi. Tidak hanya soal perubahan status, apresiasi juga ditujukan kepada pimpinan Jurnalistik yang telah berjuangan bertahun-tahun untuk menjadikan jurnalistik yang mandiri.

Perjuangan selama ini akhirnya dibayar tuntas, yaitu dengan turunnya Surat Keputusan (SK) Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI (Menristek Dikti) nomor 287/KPT/1/2018 tentang izin pembukaan Prodi Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.



Kami, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Journo Liberta mengucapkan selamat atas tercapainya cita-cita jurnalistik, yaitu menjadi program studi. Namun euforia hendaknya tidak berlebihan, masih banyak yang harus dibenahi untuk menjadi sebuah prodi. Kurikulum, tenaga pengajar, sarana dan prasarana masih harus ditingkatkan.



Untuk mahasiswa dan mahasiswi, silahkan berbangga diri karena jurusanmu sudah menjadi program studi. Tapi ingat, apapun status jurusanmu, jika kau tak belajar dan berkarya, jangan harap status jurusan akan membantu mendapat pekerjaan di bidang jurnalistik –yang sejatinya membutuhkan kumpulan karya- kelak. Ingat, jurusan kita istimewa, tidak hanya nilai akademik yang dilihat ketika melamar pekerjaan, tapi juga apa dan berapa banyak karya yang telah kita buat.

Di momen yang bahagia ini, sila menikmati tulisan dan infografik dari kami. Mulai dari laporan jurnalistik menjadi prodi, sejarah jurnalistik, menyoal akreditasi, hingga tanggapan dari berbagai pihak terkait perubahan status jurnalistik. Salam Redaksi.

Baca Juga : Tanggapan Mahasiswa dan Alumni terkait Perubahan Status Jurnalistik
Baca Juga : Stakeholders Fidikom Apresiasi Perubahan Status Jurnalistik
Baca Juga : Jurnalistik Resmi Jadi Program Studi
Baca Juga : Lika-Liku Perjalanan Jurnalistik


(Pemimpin Redaksi LPM Journo Liberta, Agung Suryono)

Posting Komentar

0 Komentar