KMPLHK Ranita Tolak RUU Bermasalah

Ranita

Kelompok Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan (KMPLHK) Ranita turut memberikan sikap terkait isu yang berkembang belakangan ini.

Organisasi mahasiswa yang berfokus pada isu lingkungan ini memberikan 7 poin gugatan, antara lain membatalkan rancangan RKHUP karena dianggap mengebiri rakyat.

Selain itu, Ranita mendorong presiden agar menerbitkan Perpu untuk merevisi UU KPK yang baru saja disahkan pada Selasa (17/09). Undang-undang tersebut dianggap melemahkan kinerja komisi antirasuah untuk memberantas koruptor termasuk pada sektor sumber daya alam.

Baca juga: Ini Tujuh Tuntutan Massa Aksi di Depan Gedung DPR RI

Sikap Ranita terkait RUU Pertanahan juga tegas menolak, karena UU tersebut dianggap hanya akan menguntungkan pemilik modal serta mengancam ruang hidup.

Ranita mendesak penghentian kriminalisasi aktivis. Ada juga tuntutan mengenai karhutla di beberapa wilayah.

Baca juga: Polisi Tembak Gas Air Mata dan Meriam Air ke Massa Aksi

Terkait aksi pada 24 September yang berakhir ricuh, Ranita meminta penegakan hukum kepada aparat yang melakukan kekerasan dan membebaskan massa aksi yang ditangkap.




(Reza)

Posting Komentar

0 Komentar