Kemenag Memutuskan Kuliah Daring Hingga Akhir Semester



Penulis: Sulthony Hasanuddin

Kementrian Agama mengeluarkan surat edaran nomor 697/03/2020 perubahan atas surat edaran nomor 657/03/2020, Kamis (26/03/2020). Perubahan ini dilakukan demi kelanjutan upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 dengan memprioritaskan kesehatan dan keselamatan sivitas akademika khususnya di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam

Sebelumnya, Kementerian Agama mendorong pembelajaran jarak jauh hanya 16-29 Maret 2020. Dalam surat edaran terbaru, Menteri Agama menyatakan proses perkuliahan akan dilakukan secara daring hingga akhir semester genap tahun akademik 2019/2020. Selain itu, Kemenag mengimbau kepada pimpinan perguruan tinggi untuk melakukan upaya dan kebijakan strategis. Kemenag menyarankan masing-masing universitas untuk berkoordinasi dengan penyedia jasa telekomunikasi.

Kemenag juga mengimbau pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk wajib melaporkan perkembangan penanganannya masing-masing terkait kasus Covid-19. “Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang dibentuk pada masing-masing perguruan tinggi keagamaan islam diwajibkan untuk melaporkan secara periodik atas perkembangan kasus, penanganan, dan informasi-informasi penting lainnya kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, imbaunya.

Di sisi lain, Kemenag menyampaikan harapan pada pimpinan PTKI untuk dapat mengatur berbagai kegiatan dalam semangat belajar kampus merdeka dengan model kegiatan dari rumah dan lapangan. Baik berupa kerja sosial atau relawan penanganan Covid-19 maupun variasi lainnya yang diselaraskan dengan program studi masing-masing.

Hingga berita ini diturunkan belum ada kebijakan lanjutan dari Amany Lubis, Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Terakhir Amany menerbitkan surat pemberitahuan NO. B.885/R/HK.00.7/3/2020 soal penutupan sementara Kampus UIN Jakarta dari 20-31 Maret 2020. Pembelajaran daring masih dilakukan hingga 29 Maret mendatang.

Posting Komentar

0 Komentar