Rektor Putuskan Tutup Sementara Kampus UIN Jakarta



Penulis: Gina Nurulfadilah

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Amany Lubis kembali menerbitkan surat edaran mengenai penutupan sementara kampus UIN Jakarta, Kamis (19/03/2020). Keputusan tersebut merupakan hasil dari Rapat pimpinan terbatas dengan Ketua Senat Universitas terkait perkembangan situasi dan kondisi penyebaran Covid-19.
Dalam surat pemberitahuan ini, Amany melakukan penutupan sementara Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terhitung dari  20-31 Maret 2020, serta akan melakukan sterilisasi kampus. Kebijakan tersebut disepakati dan ditetapkan oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam surat Pemberitahuan nomor B-931/R/HM.01.5/3/2020.
Amany mendorong seluruh aktivitas pegawai, mahasiswa, dosen dilaksanakan di tempat tinggal masing-masing. Akan tetapi, terdapat pengecualian akses masuk kampus apabila pegawai kampus mendapati urusan penting dari kantor atas izin dari atasan langsung. 
“Apabila pegawai ada urusan penting dari kantor, maka ia dapat datang ke kampus dengan izin atasan langsungnya,” tulis Amany dalam surat edaran tersebut.
Sebelumnya, Amany Pada 16 Maret 2020 mengeluarkan surat kebijakan pencegahan penyebaran Covid-19 pada 16 Maret 2020 dengan nomor surat B.885/R/HK.00.7/3/2020, dalam edaran tersebut terdapat 16 poin upaya mencegah Covid-19. Salah satunya, Amany mengubah sistem belajar mengajar tatap muka dengan sistem pembelajaran daring hingga 29 Maret 2020.

Posting Komentar

1 Komentar