Amany Lubis: Pergantian Wakil Rektor untuk Akselerasi Program Kerja UIN Jakarta

 

Ilustrasi: Journo Liberta/Sulthony Hasanuddin

JOURNOLIBERTA.COM – Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Amany Lubis, pada Selasa (23/02/21), mengeluarkan siaran pers terkait pergantian dua wakil rektor UIN Jakarta masa jabatan 2019-2023. Dalam keterangan persnya, Amany menyatakan keputusan itu diambil untuk mengakselerasi pelaksanaan program kerja bidang kemahasiswaan, kerja sama, dan pengembangan kelembagaan sesuai visi dan misi universitas.

“Bahwa untuk menjamin tercapainya visi dan misi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, perlu adanya kerja sama yang baik antarpejabat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan melakukan lompatan dalam kinerja dan pembenahan terhadap permasalahan yang ada, terutama di bidang kemahasiswaan dan kerja sama,” ungkap rektor dilansir dari situs resmi UIN Jakarta, Selasa (23/02/21).

Amany menerangkan, UIN Jakarta memiliki sejumlah agenda yang perlu terus dikembangkan dalam rangka mewujudkan pendidikan berkualitas di berbagai jenjang kesarjanaan. Lanjutnya, tahun ini UIN Jakarta juga memiliki agenda transformasi dari Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (PTN BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH).

Perlu diketahui, pada Kamis (18/02/21) lalu, Amany mencopot Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Masri Mansoer dan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Andi Faisal Bakti dari jabatannya lewat Surat Keputusan Rektor No 167 dan 168 tahun 2021 tentang Pemberhentian dengan Hormat.

Surat tersebut menjelaskan, Masri Mansoer dan Andi Faisal Bakti dipandang sudah tidak dapat bekerja sama lagi dalam melaksanakan tugas kedinasan. Selanjutnya, mereka akan dikembalikan sebagai Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (Lihat: Dipecat dari Jabatan WarekUIN Jakarta, Masri Mansoer: Saya Akan Tempuh Jalur Hukum)

Keesokan harinya, Jumat (19/02/21), Amany menutup kekosongan itu dengan melantik Arief Subhan sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Lily Surayya Eka Putri sebagai Wakil Rektor Bidang Kerja Sama. Ia beralasan, selain kapasitas akademik, keduanya memiliki pengalaman kepemimpinan yang kaya, sehingga diharapkan bisa lebih aktif dalam mengakselerasi pencapaian program kerja UIN Jakarta di masa mendatang.

“Kepada dua Wakil Rektor yang baru, kami ucapkan selamat bergabung. Semoga keduanya sanggup melakukan peningkatan dan pembenahan di bidang masing-masing,” harap Rektor.

Amany menegaskan pergantian kedua wakil rektor adalah hal yang lazim dalam sebuah organisasi publik guna memaksimalkan upaya pengembangan organisasi tersebut. Ia berharap, pergantian tersebut bisa disikapi positif dengan tetap menjaga sinergi dan kolaborasi seluruh elemen civitas academica dalam mencapai tujuan yang ingin diraih UIN Jakarta.

Di sisi lain, menanggapi pemberhentian dirinya dari jabatannya, Masri Mansoer dan Andi Faisal Bakti akan menempuh jalur hukum. Mereka menilai pemberhentian dengan hormat tersebut tidak berdasarkan alasan dan dasar yang jelas, serta tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Langkah rektor telah memberhentikan (dilakukan) secara sewenang-wenang dan diduga melanggar peraturan (perundang-undangan). Dan sebagai warga negara yang baik, saya akan membela hak-hak hukum kami. Saya akan berkonsultasi dengan kuasa hukum saya tentang langkah-langkah hukum yang diambil,” ungkap Masri pada Jumat (19/02/21). (Red)


Post a comment

0 Comments