Layanan Konseling Islam Untuk Mahasiswa FDIKOM UIN Jakarta

 


JOURNOLIBERTA.COM - Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mendirikan Pusat Konseling Islam (Puslakis) beberapa waktu lalu. Sebelumnya, pembentukan layanan ini dibahas dalam rapat pada Jumat (19/10/21) di Lantai dua FDIKOM. Hal ini dijelaskan kembali oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Cecep Castrawijaya bahwa layanan Puslakis sudah bisa digunakan oleh mahasiswa.

"Layanan konseling ini sudah bisa digunakan. Bisa menghubungi salah satu dosen fakultas yakni Ibu Nasichah yang juga berperan sebagai pengurus layanan konseling," ungkapnya melalui Whatsapp, Selasa (16/11/21)

Program baru Puslakis dibentuk atas dasar kesadaran bersama terhadap tuntutan dalam instrumen akreditasi, bahwa layanan mahasiswa harus meliputi aspek akademik dan aspek non akademik (social & psychosocial aspect). Dekan FDIKOM, Suparto, juga menyampaikan bahwa banyak di antara mahasiswa mengalami masalah psikosial yang berdampak pada tidak tercapainya tuntutan mahasiswa lulus tepat waktu.

Adapun prosedur untuk melakukan bimbingan konseling cukup mudah. Langkah awal, mahasiswa datang ke fakultas dakwah dan komunikasi, kemudian mengisi formulir mengenai apa-apa yang terkait dalam sesi konseling nanti. Setelah diketahui dari isi formulir tersebut, maka mahasiswa akan diarahkan kepada dosen yang telah ditunjuk sebagai konselor.

Kepada reporter Journo Liberta, Cecep Castrawijaya mengungkapkan mahasiswa dapat memanfaatkan fasilitas konseling yang disediakan fakultas.

"Kepada teman-teman mahasiswa silakan memanfaatkan layanan konseling tersebut. Insya Allah bapak dan ibu dosen bisa membantu untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan. Saya harap layanan ini bisa bermanfaat dan dimanfaatkan oleh mahasiswa," tutur Cecep Castrawijaya.

Layanan baru FDIKOM ini mendapat tanggapan positif dari mahasiswa. Nisa Nurazizah sebagai mahasiswa mengaku mendukung program Puslakis. 

"Puslakis menjadi bentuk perhatian kampus terhadap kesehatan mental mahasiswa dan para pendidik nya guna memperlancar proses perkuliahan. mahasiswa dan para pendidik nya guna memperlancar proses perkuliahan. Hal itu tentu sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Sebab, terkadang mahasiswa yang ingin mengatasi persoalan psikologis atau mentalnya terhambat oleh biaya layanan konseling yang biasanya tidak ramah kantong,” ungkapnya ketika dihubungi melalui Whatsapp pada Senin (29/11/21)

Dengan adanya konseling Islam, Nisa berharap pihak kampus dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saya harap, program ini bisa berjalan dengan baik menjadi sarana dalam mengelola, menjaga, dan mengatasi persoalan psikologis yang dialami mahasiswa maupun para pendidik, dan saya harap informasi dari Puslakis terkait mahasiswa dapat menjadi bahan acuan atau pertimbangan tenaga pendidik dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas," pungkas Nisa.

Pernyataan tersebut disetujui oleh Muhammad Firmansyah,  mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Menurutnya, Puslakis sangat dibutuhkan terutama bagi mahasiswa, namun tidak menutup kemungkinan jika ada tenaga pendidik yang juga membutuhkan program ini.

"Program Puslakis yang di inisiasikan oleh FDIKOM UIN Jakarta menurut saya sangat bagus sekali ya, mengingat banyak dari kita, bahkan kalangan muda yang stres karena faktor tertentu," ungkapnya kepada wartawan Journo Liberta pada Senin (29/11/21).

Sama halnya dengan Nisa, Firmansyah juga turut menyampaikan harapannya terkait pelaksanaan konseling Islam.

"Selaku mahasiswa FDIKOM, saya harap dengan terealisasinya program ini, menjadi salah satu alternatif yang solutif dalam meminimalisir kejadian-kejadian yang berdampak pada mental seseorang. Terlebih, ini kan konseling Islam, harapan saya juga semoga program ini di dampingi dan di laksanakan oleh konselor - konselor Islam yang berpengalaman pada bidang ini,” tutur Firman.

Hingga tulisan ini dimuat kami masih belum dapat menghubungi Ibu Nasichah yang berperan sebagai pengurus layanan konseling.

Penulis :Syifa Fauziyah & Indah Pramestya

Editor : Gina Nurulfadillah

Posting Komentar

0 Komentar