Jejak Berdaya: Kolaborasi Nyata Mahasiswa dan Komunitas Hidupkan Potensi Wisata Lokal

LPM Journoliberta
LPM Journoliberta

Journoliberta.com – Mahasiswa kelas PRDC26-2SP dari London School of Public Relations (LSPR) Institute of Communication and Business menyelenggarakan kampanye sosial bertajuk ‘Jejak Berdaya’ di Kampung Bedeng RW VII, Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, Sabtu (28/6). Kampanye ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat sebagai wujud nyata dalam mendukung Poin ke-8 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yaitu Penciptaan Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif.

Ketua Pelaksana ‘Jejak Berdaya’, Tirta Nata Adi Wijaya meyakini bahwa, kampanye ini bisa membuka jalan bagi kemajuan Kampung Bedeng sekaligus menginspirasi lahirnya inisiatif-inisiatif yang serupa di berbagai daerah. Ia berharap dampak dari program ini tidak berhenti di satu titik, tetapi juga terus meluas dan dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas.

“Saya berharap kehadiran ‘Jejak Berdaya’ dapat menjadi awal baru, tidak hanya untuk Kampung Bedeng, namun juga untuk gerakan berkelanjutan lainnya yang semoga dapat terus memberi dampak nyata untuk warga Kampung Bedeng dan komunitas masyarakat di luar sana,” ujar Tirta saat diwawancarai di Kampung Bedeng RW VII, Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat, Sabtu (28/6).

Senada dengan Tirta, Dosen Community Development LSPR Institute of Communication and Business, Maylaffayza Wiguna turut menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program ‘Jejak Berdaya’. Melalui program ini, ia berharap ‘Jejak Berdaya’ bisa menjadi langkah awal dari kolaborasi yang terus tumbuh, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Di sisi lain, Kepala Sentra Produksi Kampung Bedeng, Cipto Hadi Parmanto mengungkapkan menyatakan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan melalui program ini, mulai dari pelatihan produksi hingga digitalisasi. Ia menilai pendampingan mahasiswa LSPR, dari pelatihan hingga digitalisasi membuka harapan baru bagi keberlanjutan usaha kecil mereka.

Sementara itu, kegiatan Jejak Berdaya diisi dengan berbagai rangkaian acara, termasuk pemutaran serial film dokumenter Jejak Cerita dari Gang Sempit yang menampilkan kisah inspiratif warga Kampung Bedeng melalui media sosial. Selain itu, program ini juga menghadirkan pelatihan yang berfokus pada pengembangan keterampilan pemasaran digital dan inovasi produk bersama komunitas fesyen berkelanjutan, yaitu Setali Indonesia, serta sejumlah dosen dari LSPR Institute of Communication and Business.

Di samping itu, acara Jejak Berdaya juga menggelar puncak perayaan kampanye dengan menghadirkan sejumlah kegiatan utama, seperti Jelajah Jejak, yaitu kegiatan fun walk bertema treasure hunt yang mengajak peserta mengenal potensi Kampung Bedeng melalui permainan interaktif. Sebagai bagian dari perayaan, terdapat juga kegiatan Jejak Warna, yaitu aktivitas melukis di atas produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah UMKM setempat yang diikuti oleh Finalis Mr. & Ms. LSPR 2025, Duta Universitas Tarumanegara 2024, Duta Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ 2024, serta para finalis Puteri Indonesia 2024.

Serangkaian kampanye pun berakhir dengan Upacara Penutupan yang menampilkan peluncuran simbolis dua inisiatif, yaitu Bedeng Goes Digital dan Jejak Kotak Berdaya, serta penayangan episode terakhir film dokumenter Jejak Cerita dari Gang Sempit berjudul Menjalin Harapan, Menjejak Masa Depan. Upacara yang turut dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani, ini ditutup dengan peragaan busana oleh Mr. & Ms. LSPR 2024, menampilkan produk hasil karya warga Kampung Bedeng.

Merespons kegiatan ini, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani menyambut baik kegiatan ini dan menekankan bahwa pariwisata ke depan perlu berbasis komunitas. Ia menilai Kampung Bedeng merupakan contoh nyata sektor pendukung pariwisata yang tumbuh dari akar rumput melalui inovasi warga dan kolaborasi yang tulus, tanpa meninggalkan kearifan lokal.

“Kampung Bedeng adalah salah satu contoh bagaimana sektor pendukung pariwisata bisa tumbuh dari akar rumput dengan tetap mempertahankan kearifan lokal yang didukung inovasi warganya serta kolaborasi yang tulus.”, pungkasnya.

Selain itu, dukungan juga disampaikan oleh Kepala Kelurahan Cempaka Putih Timur, Amadeo yang menilai kehadiran tim Jejak Berdaya dari LSPR Institute sangat berkontribusi terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat masyarakat. Ia menyebut kolaborasi ini layak menjadi contoh ideal sinergi antara pemerintah, komunitas, dunia pendidikan, dan mitra swasta.

Tulisan ini merupakan bagian dari Media Partner dengan London School of Public Relations (LSPR) Institute of Communication and Business.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *