Foto: Aksi Bela Palestina Peringati Dua Tahun Genosida Israel

LPM Journoliberta
LPM Journoliberta

Journoliberta.comTahrir Al-Aqsa Indonesia bersama sejumlah lembaga kemanusiaan menggelar aksi demonstrasi untuk memperingati dua tahun genosida yang melanda masyarakat Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta Pusat, Selasa (7/10). Para demonstran berkumpul untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan mengajak seluruh masyarakat agar terus menyuarakan hak-hak warga Palestina tanpa henti.

Salah satu panitia pelaksana, Firman mengatakan, aksi tersebut memiliki sejumlah tuntutan yang terdiri dari hentikan blokade Gaza, dukung inisiatif Global Sumud Flotilla, dan tolak kehadiran atlet Israel yang akan bertanding di Indonesia.

“Kita menuntut penghentian blokade wilayah Gaza, mengawal Global Sumud Flotilla yang diluncurkan pada pertengahan 2025 untuk melawan blokade Israel di Jalur Gaza, dan kita menolak atlet Israel yang akan bertanding di Indonesia,” tukasnya saat ditemui langsung di depan Kedubes AS, Jakarta Pusat, Selasa (7/10).

SLIDE 31 1Lebih lanjut, menurut pantauannya, Firman mengatakan bahwa Israel selalu melanggar aturan yang ditetapkan baik oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) maupun melalui dukungan dari berbagai negara. Maka dari itu, dirinya dan lembaga kemanusiaan lain tidak akan pernah berhenti menyuarakan dukungan kepada Gaza demi menjaga semangat perjuangan.

“Terakhir dari Global Indonesia Peace Convoy, 30 delegasi diberangkatkan ke Tunisia dan ikut berlayar, tetapi semuanya menarik diri lantaran faktor keamanan, sehingga tidak ada yang sampai ke Gaza. Di Indonesia sendiri, sebelumnya, hari Jumat lalu, kami juga menggelar aksi di Departemen Kedutaan Besar. Kami terus menyuarakan bahwa perjuangan untuk Palestina tidak pernah pudar,” ucapnya.

SLIDE 41 1Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York, Amerika Serikat, pada Selasa (23/9) menjadi penyemangat tersendiri bagi Firman. Dalam sidang tersebut, beberapa negara seperti Prancis kini sudah mengakui kemerdekaan bagi Palestina dan mengecam Israel untuk menghentikan serangan.

“Semangat kami untuk terus menyuarakan kemerdekaan Palestina didasari oleh dukungan dari berbagai kepala negara di sidang PBB. Beberapa waktu lalu, masih sedikit negara Eropa yang secara terbuka mendukung kemerdekaan Palestina. Kini, hanya Amerika dan beberapa negara yang mendukung Israel,” ujarnya lebih lanjut.

Salah satu peserta aksi, Iqbal menyatakan, pemerintah Indonesia sudah cukup baik dalam menyuarakan dukungan untuk Palestina. Selain itu, ia menyoroti pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang ingin menyepakati rencana perdamaian Palestina.

SLIDE 51 1“Ada kabar baik dari Presiden Donald Trump, katanya ingin mendamaikan Palestina, itu yang wajib kita syukuri. Tapi, kita harus terus membersamai bahwa hal itu harus benar dilakukan,” tukasnya saat ditemui langsung di depan Kedubes AS, Jakarta Pusat, Selasa (7/10).

Sebagai penutup, Iqbal berpesan kepada masyarakat untuk selalu menyuarakan dukungan terhadap Palestina. Ia mengimbau masyarakat, khususnya bagi yang kurang peduli, untuk segera sadar dan mengingat kembali bahwa Palestina adalah salah satu negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia.

“Masyarakat (yang tak acuh) harus sadar, pokoknya kita harus sadar dan berani menyuarakan kemerdekaan Palestina. Ingat, sebagian rakyat Palestina adalah sebagian nyawa kita juga. Sekali lagi diingatkan bahwa Palestina adalah salah satu negara yang ikut mendukung kemerdekaan Indonesia pertama kali,” tandasnya.

SLIDE 61 1

Pos terkait