Journoliberta.com – Alfamart menghadirkan bioskop mini berkonsep micro cinema yang resmi dibuka pada 1 April 2026 di lantai dua Alfamart, Gading Serpong. Bioskop mini ini dihadirkan melalui kolaborasi Alfamart dan Layar Digi dengan kapasitas sebanyak 31 kursi.
Menurut pegawai Layar Digi Gading Serpong, Stephen Chan, kehadiran bioskop mini ini pada awalnya merupakan upaya pemerataan akses hiburan yang selama ini masih terbatas dan hanya berada di pusat kota. Ia menjelaskan bahwa harga tiket masuk berkisar Rp15.000 hingga Rp20.000.
“Bioskop mini ini menggunakan konsep inklusif, sehingga semua kalangan masyarakat bisa menikmati pengalaman menonton film di bioskop. Saat ini, pembelian tiket dilakukan langsung di lokasi, sedangkan sistem online masih dalam pengembangan,” ujar Stephen saat diwawancarai di Bioskop Layar Digi, Gading Serpong, Senin (13/4).
Sementara itu, ia juga menyampaikan bahwa respons masyarakat sejak pembukaan menunjukkan antusiasme yang cukup tinggi, terutama pada akhir pekan. Tidak hanya itu, ia menegaskan bahwa bioskop mini ini tidak diposisikan sebagai pesaing, melainkan sebagai alternatif hiburan.
“Sejauh ini, respons masyarakat sangat baik, hampir setiap hari penayangan terisi penuh, terutama di akhir pekan. Kami juga menargetkan konsep ini untuk masyarakat di daerah-daerah yang belum memiliki akses ke bioskop,” ujarnya.
Di samping itu, ia menambahkan bahwa pengembangan bioskop mini selanjutnya akan fokus pada wilayah yang belum memiliki fasilitas serupa, termasuk di luar pusat kota. Lebih jauh, langkah ini diharapkan bisa memperluas akses hiburan dan membuka peluang di sektor ekonomi kreatif.
“Harapannya, bioskop mini bersama Layar Digi ini bisa berkembang lebih luas, membantu akses hiburan, sekaligus membuka lapangan pekerjaan dan membuat masyarakat bisa lebih mudah menikmati pengalaman menonton,” pungkasnya.
Di sisi lain, salah satu pengunjung, Aini, mengaku tertarik mencoba bioskop mini karena penasaran dengan konsep yang ditawarkan dan ingin merasakannya. Ia menilai kehadiran bioskop ini cukup relevan sebagai alternatif hiburan yang lebih terjangkau untuk dinikmati bersama.
“Sebenarnya aku tertarik karena konsep dan penasaran seperti apa bioskop mini itu. Lalu menurut aku ini cukup worth it buat yang ingin kumpul dan nonton bareng dengan biaya terjangkau,” ungkap Aini saat diwawancarai di Bioskop Layar Digi, Gading Serpong, Senin (13/4).
Tidak hanya itu, Aini menilai bahwa harga tiket yang ditawarkan sebanding dengan pengalaman yang didapat selama menonton di bioskop mini tersebut. Lebih lanjut, Ia juga merasakan suasana dan kenyamanan yang tidak jauh berbeda dengan bioskop pada umumnya meski dalam skala yang lebih kecil.
“Menurut aku harganya oke karena suasana di dalam benar-benar kayak bioskop biasa, cuma ukurannya lebih kecil. Terus tempatnya nyaman, stafnya membantu, suaranya juga oke,” ucapnya.
Di akhir, ia juga mengatakan bahwa variasi film yang dinilai masih terbatas serta pengalaman menonton masih perlu dikembangkan kedepannya. Ia berharap bioskop mini ini dapat menghadirkan film yang lebih beragam dan meningkatkan kenyamanan pengunjung.
“Menurut aku pilihan filmnya masih kurang banyak dan terbatas, semoga kedepannya lebih bervariasi. Terakhir, untuk akses keluar fasilitas pintu bisa dibuat lebih nyaman seperti bioskop biasanya aja tidak usah menggunakan smart door,” sarannya.