Ketua Dema U Terpilih Apresiasi Pemilu Mahasiswa 2016

IMG 2056
Antrian panjang terjadi di TPS Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Rabu, (21/12/2016). Dalam Pemilu Mahasiswa kali ini pasangan nomor urut 3, Riyan Hidayat dan Imam Qolyubi memenangkan pemilihan Dema U dengan persentase 35,24 persen.


Hasil penghitungan cepat Dema U versi
Litbang LPM Journo Liberta,

pasangan nomor urut 3 R
iyan Hidayat dan
Imam
Qolyubi memperoleh 35,24 persen suara. Unggul atas dua
pesaingnya yang hanya memperoleh 15,35 persen untuk nomor urut 1 dan 26,02
persen untuk nomor urut 2.
Ketua Dema U
terpilih, Riyan Hidayat menyampaikan apresiasinya kepada seluruh elemen pemilu mahasiswa-KPU,
KPPS, Panwaslu, Bawaslu- dan seluruh mahasiswa UIN Syarif Hidatullah Jakarta
yang telah menyukseskan Pemilu Mahasiswa 2016, Kamis, (22/12/2016).
“Kemenangan ini  bukan milik saya secara pribadi tetapi milik
semua mahasiswa UIN Jakarta, ini bukanlah kemenangan golongan tertentu atau
diri saya pribadi atau bahkan kelompok yang mengusung saya, tapi ini merupakan
 kemenangan seluruh mahasiswa UIN Jakarta,”
ujarnya.
Dengan kemenangan
ini, Riyan meng
harapakan
dapat membawa UIN Jakarta ke arah yang lebih baik.
Ketika kampanye saya selalu mengatakan
bahwa saya hadir di
tengah
teman-teman semua bukan hanya sek
adar
untuk meminta doa restu atau dukungan semata,  tapi saya hadir di
sini untuk mengajak teman-teman agar
ikut mengambil tanggung jawab atas maju mundurnya UIN Jakarta
,ungkapnya.
“Dengan hasil ini saya berharap semua
melebur menjadi satu
dan bersama-sama
memajukan Dema Universitas agar bermanfaat untuk masyarakat, nusa
, bangsa dan agama,” tambah Ryan.
Usai penetapan kandidat terpilih, Riyan akan melaksanakan program-program yang telah
direncanakannya. Langkah awal yang akan dilakukan
nya adalah open recruitment untuk pengurus calon Dema Universitas.  
“Kami membuka pintu seluas-luasnya
untuk seluruh mahasiswa UIN Jakarta yang ingin mengambil peran di Dema
Universitas,”
katanya.
Selain itu, lanjut Riyan, ia akan
melakukan konsolidasi struktura
l agar
pengurus Dema Universitas satu visi dan misi.
“Jadi pengurus tidak sekadar ahli di bidangnya tapi juga mereka memiliki
kemauan yang besar untuk memajukan UIN Jakarta khususnya mengutamakan
kepentingan mahasiswa
,” tegasnya.
Tidak hanya mengapresiasi,
Mahasiswa FISIP jurusan Ilmu Politik ini juga mengkritik penyelenggaraan Pemilu
Mahasiswa kali ini. Ia mengatakan pemilu tahun ini masih terdapat kekurangan, banyaknya
suara yang tidak sah perlu dipertanyakan. Ia juga menyayangkan banyaknya suara
yang tidak sah.
“Kepada KPU agar ada
sosialisasi terlebih dahulu sebagaimana tahun-tahun sebelumnya untuk
meminimalisir terjadinya suara yang tidak sah,” katanya.

 (Siska Irma Diana)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *