Grafis: Prima Widiastuti
JOURNOLIBERTA.COM –
Perubahan iklim semakin terlihat jelas dampaknya. Alih-alih membaik, kondisi
iklim di Indonesia tampaknya kian memburuk dengan kenaikan suhu melebihi tren
global. Kenaikan suhu bumi tersebut mengakibatkan munculnya berbagai bencana alam
yang mengancam kehidupan manusia.
Kesadaran serta
wawasan masyarakat mengenai bahaya dampak perubahan iklim perlu ditingkatkan.
Dalam hal ini, generasi muda memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang
dapat melakukan berbagai aksi dan upaya untuk meningkatkan mitigasi krisis
iklim secara efektif.
Sehubungan dengan hal tersebut,
siswi SMA Negeri 4 Jakarta, Saskia Salsabila mengaku telah
mendapatkan pembelajaran mengenai krisis iklim di sekolah dari SD hingga SMA.
“Pelajaran tentang krisis iklim
ini kalau saya sudah sangat paham, karena kan diajarkan dari SD, lalu ke SMP,
sampai SMA ini,” ungkap Saskia, Rabu (7/6/2023).
Begitu juga dengan Virgi Aisi,
siswa SMP Negeri 76 Jakarta yang menyatakan telah mendapatkan pelajaran tentang
krisis iklim di sekolah dengan cukup kompleks terkait dampak dari perubahan
iklim tersebut.
“Kalau
yang dipelajari di sekolah dampak perubahan iklim itu seperti terjadinya
bencana alam, banjir, tanah longsor, kekeringan, dan kebakaran hutan,” ujar
Virgi, Rabu (7/6).
Menurut Virgi, berdasarkan yang ia
pelajari di sekolahnya, penyebab utama krisis iklim diakibatkan oleh aktivitas
manusia.
perubahan iklim paling banyak itu karena kegiatan manusia sehari-hari, kaya
pakai ac, menebang pohon, menggunakan listrik berlebihan, dan buang sampah sembarangan,” ujar Virgi lebih lanjut.
Sementara
itu, Saskia mengaku merasa resah dengan dampak dari perubahan iklim ekstrem
yang dapat mengancam kehidupan mahluk hidup.
“Iya, sekarang ini lagi marak
berita tentang cuaca ekstrem, contohnya cuaca panas yang melebihi rata-rata,
itu bisa menimbulkan kekeringan dan juga bisa mengancam kehidupan makhluk hidup
di bumi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Saskia
mengungkapkan bahwa generasi muda memiliki peran penting untuk mencegah dampak
perubahan iklim, serta menjaga bumi untuk kehidupan generasi selanjutnya.
“Kita sebagai
generasi muda memiliki peran penting untuk menjaga bumi kita dari dampak
perubahan iklim ini untuk anak cucu kita, contohnya tidak membuang sampah
sembarangan, mengurangi penggunaan listrik dan juga memberikan edukasi kepada
masyarakat akan bahaya dampak perubahan iklim,” tuturnya.
Penulis: Norma Desvia
Rahman
Desain Grafis: Prima
Widiastuti
Editor: Nurma Nafisa
