Kemerdekaan Bangsa Indonesia tidak lepas dari peran
pemuda. Lewat kongres pemuda pada 28 Oktober 1928, lahir sumpah pemuda yang menjadi
tonggak awal bersatunya seluruh pemuda Indonesia dalam merebut kemerdekaan.
pemuda. Lewat kongres pemuda pada 28 Oktober 1928, lahir sumpah pemuda yang menjadi
tonggak awal bersatunya seluruh pemuda Indonesia dalam merebut kemerdekaan.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap sumpah
pemuda, Kantor Berita Politik Rakyat Merdeka Online (RMOL.CO) menggelar Malam
Anugerah Semangat Sumpah Pemuda bertajuk “Satukan Indonesia” di Gedung
Museum Nasional, Jakarta Pusat (31/10/2014).
pemuda, Kantor Berita Politik Rakyat Merdeka Online (RMOL.CO) menggelar Malam
Anugerah Semangat Sumpah Pemuda bertajuk “Satukan Indonesia” di Gedung
Museum Nasional, Jakarta Pusat (31/10/2014).
Dalam acara tersebut, diberikan lima belas
penghargaan kepada para tokoh yang menduduki posisi strategis dalam pembangunan
negara dan demokrasi, serta rekam jejak pada bidang kepemudaan. Tarian Menerit
Kapit Meq Ni dari Kutai Kartanegara juga turut memeriahkan rangkaian Malam
Anugerah Semangat Sumpah Pemuda.
penghargaan kepada para tokoh yang menduduki posisi strategis dalam pembangunan
negara dan demokrasi, serta rekam jejak pada bidang kepemudaan. Tarian Menerit
Kapit Meq Ni dari Kutai Kartanegara juga turut memeriahkan rangkaian Malam
Anugerah Semangat Sumpah Pemuda.
Pemimpin Umum RMOL, Teguh Santoso mengatakan,
melihat populasi dan potensi pemuda Indonesia sangat besar, pemuda dapat
menjadi ujung tombak dalam membangun negara. “Indonesia bangsa yang besar,
bukan bangsa yang hidup sendirian,” kata Teguh dalam sambutannya.
melihat populasi dan potensi pemuda Indonesia sangat besar, pemuda dapat
menjadi ujung tombak dalam membangun negara. “Indonesia bangsa yang besar,
bukan bangsa yang hidup sendirian,” kata Teguh dalam sambutannya.
Selain
itu, Pemimpin Umum RMOL bersama tiga tokoh kepemudaan, yakni MENPORA Imam
Nahrawi, Pendaki Tuna Daksa Sabar Gorky, dan Bupati Kutai Kartanegara Rita
Widyasari, bergantian membacakan surat keputusan kongres Pemuda 1928 (Sumpah
Pemuda).
itu, Pemimpin Umum RMOL bersama tiga tokoh kepemudaan, yakni MENPORA Imam
Nahrawi, Pendaki Tuna Daksa Sabar Gorky, dan Bupati Kutai Kartanegara Rita
Widyasari, bergantian membacakan surat keputusan kongres Pemuda 1928 (Sumpah
Pemuda).
Kemudian acara dilanjutkan dengan penanda tanganan “Prasasti Satukan Indonesia”
oleh kelima belas penerima pengahargaan. “Prasasti Satukan
Indonesia ini, nanti akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo,” kata Oddy
Karamoy ketua panitia. (Sri Mulyawati)
oleh kelima belas penerima pengahargaan. “Prasasti Satukan
Indonesia ini, nanti akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo,” kata Oddy
Karamoy ketua panitia. (Sri Mulyawati)
