Foto: Seba Badui 2025, Warisan Budaya di Tengah Dinamika Pemerintahan Baru

LPM Journoliberta
LPM Journoliberta

Journoliberta.comSeba merupakan salah satu tradisi tahunan masyarakat Badui yang kembali berlangsung pada tanggal 2 hingga 4 Mei 2025. Acara yang bertemakan “Menenun Warisan Budaya, Menjaga Bumi” ini dilengkapi dengan rangkaian kegiatan seperti ritual inti seba, pameran budaya, diskusi adat, panggung kesenian, hingga layar tancap dan pasar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Panitia acara, Nabil menyebutkan, Seba Badui tahun ini termasuk dalam kategori seba besar karena telah terjadi perubahan struktural pemerintahan. Ia menegaskan seba besar terjadi ketika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) telah dilaksanakan.

NEW GALFOT 3 SLIDE 3 1Seba besar atau seba gede biasanya dilaksanakan kalau ada perubahan struktural baru di sistem pemerintahan. Seperti yang disaksikan, kemarin kita sama-sama melewati Pilkada serentak. Maka itu menjadi alasan kenapa seba hari ini itu seba besar atau seba gede,” ujar Nabil saat diwawancarai di Pendopo Kabupaten Lebak, Jumat (2/5).

NEW GALFOT 3 SLIDE 4 1Nabil mengungkapkan harapan bagi pemerintah untuk mengadakan fasilitas kunjungan gratis. Ia menegaskan hal ini agar seluruh masyarakat yang memiliki minat terhadap kebudayaan bisa menyaksikan warisan luhur secara langsung.

NEW GALFOT 3 SLIDE 5 1“Harapan saya sih untuk pemerintah ke depannya mengadakan program kunjungan gratis nih bagi masyarakat yang memang memiliki ketertarikan untuk berkunjung ke pedalaman suku Badui. Jadi masyarakat yang ekonominya kurang memadai bisa menikmati keindahan dari suku Badui tanpa harus menggunakan projek tarif,” tegas Nabil.

NEW GALFOT 3 SLIDE 9 1Salah satu warga Badui luar, Armin menyampaikan, warga Badui berjalan selama dua hari dari Desa Kanekes hingga Alun-Alun Rangkasbitung. Ia juga menyatakan mereka membawa sejumlah hasil bumi sebagai simbol persembahan kepada pemerintah.

“Dua hari (pelaksanaannya), (bawa) pisang buat dikasih,” ucapnya.

NEW GALFOT 3 SLIDE 7 1Pengunjung acara, Rosandi, berharap bahwa acara kebudayaan seperti ini tidak hilang tergerus zaman. Ia menegaskan agar generasi selanjutnya tetap mengetahui kebudayaan seba.

“Ngasih kita pemahaman enggak sih soal kebudayaan? Jangan sampai hilang lah, agar kita generasi ke depan itu tahu. Tetap pertahankan gitu ya,” ucap Rosandi, saat diwawancarai di Alun-Alun Rangkasbitung, Jumat (2/5).

NEW GALFOT 3 SLIDE 6 1

Pos terkait