Tolak Pengesahan UU Cipta Kerja, Mahasiswa Gelar Teatrikal

05 scaled

02

 

04

06

08

07

Tepat sore hari (06/10/2020), mahasiswa UIN
Syarif Hidayatullah menggelar aksi damai guna mengutarakan aspirasinya terkait penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Seperti namanya, aksi drama berjudul
teatrikal kursi rakyat ini berisi parodi dari para wakil rakyat yang berada di
Senayan. Aksi yang berlangsung di depan halte kampus ini menampilkan puluhan
kursi dengan berbagai tulisan di setiap punggung kursi berisi kalimat sindiran
kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Tidak hanya itu, beberapa mahasiswa juga
memperagakan pose tertidur di kursi dan terduduk sambil menutup telinganya.
Sementara yang lain memegang beberapa spanduk dengan kalimat-kalimat protes.

Ditemui di tengah acara, Presiden Dewan Eksekutif Mahasiswa,
Sultan Rivandi menjelaskan gagasan awal dari diadakannya aksi tersebut.

“Aksi teatrikal ini diinisiasi oleh
kawan-kawan Dapur Untuk Rakyat, bergabung juga aktivis Ciputat Menggugat dan
seperti saya dari Dema UIN Jakarta, intinya bareng-barenglah kita semua, bahkan
gojek (ojek online) juga hadir. Jadi ini sangat terbuka dan siapapun boleh ikut
serta,” ucap Sultan.

Sultan juga berpendapat bahwa DPR tidak
melakukan prosedur yang benar dalam pembuatan kebijakan sehingga tidak sesuai
dengan kaidah hukum yang ada.


Narasi dan foto: 

Sulthony Hasanudin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *