Kantong Plastik Kembali Digratiskan, GIDKP: Sayang Sekali

o plastic bags facebook
Ilustrasi
Penerapan kantong plastik berbayar kini  tak berlaku lagi  di toko ritel modern. Asosiasi Pengusaha Ritel
Indonesia (Aprindo) telah memutuskan untuk menghentikan uji coba penerapan kantong
plastik berbayar pada 1 Oktober 2016. Sebelumnya pembeli di toko ritel
dikenakan biaya Rp. 200 untuk satu kantong plastik.

Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP)
menyayangkan hal itu, GIDKP menilai bahwa seharusnya niat baik Aprindo untuk
menyelamatkan lingkungan bukan bergantung pada  peraturan dari pemerintah.

Koordinator Harian GIDKP Rahyang Nusantara
mengatakan, ada bukti efektifitas dan ada momentum yang semakin meningkat di
masyarakat tentang kesadaran perlunya pengurangan kantong plastik.

 “Dukungan
Aprindo sangat penting dalam menjaga momentum tersebut (program plastik
berbayar). Sehingga sayang sekali bila mereka hengkang dari komitmen mereka di
tengah jalan,” jelasnya.

Rahyang mengatakan, menurut laporan dari Badan
Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandung, terdapat pengurangan kantong
plastik sebesar 42  persen sejak
diberlakukannya kantong plastik tidak gratis. “Hal serupa terjadi di Kota
Balikpapan yang menyatakan pengurangan penggunaan kantong plastik sebesar 45
persen,” jelasnya.

Kemudian GIDKP berharap Aprindo tetap
menunjukkan dukungan terhadap pengurangan sampah plastik, yakni dengan
mengingatkan konsumen untuk membawa tas belanja sendiri. “GIDKP siap mendukung
dan memfasilitasi upaya-upaya Aprindo dan Pemerintah dalam sosialisasi dan
penerapan program kantong plastik tidak gratis,” ujar Rahyang.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *