Pembatasan Usia Peserta UTBK Persempit Kesempatan Lulusan Paket C Kuliah di PTN

Tes2BUTBK2B2528kompas.com2529
Ilustrasi: Kompas.com

Pelaksanaan
Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)
Tahun 2021
 memasuki gelombang kedua
pada hari ini,
Senin (26/4/2021)
.
UTBK sendiri adalah tes yang diwajibkan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi
(LTMPT) sebagai syarat bagi lulusan SMA/MA/SMK yang ingin mendaftarkan diri
dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Selain
dari SMA/MA/SMK, LMTPT juga membuka kesempatan bagi lulusan Paket C dan
sederajat untuk mendaftar. Namun sejak 2020, LTMPT mengeluarkan kebijakan baru
mengenai pembatasan usia bagi lulusan Paket C yang masih berlaku hingga kini.

Dikutip
dari laman resmi LTMPT, kebijakan tersebut berbunyi, “UTBK 2021 dapat diikuti
oleh siswa lulusan tahun 2019, 2020 dan 2021 dari pendidikan menengah
(SMA/MA/SMK dan sederajat), serta lulusan Paket C tahun 2019, 2020 dan 2021
dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2021)
.” 


Kebijakan tersebut menuai protes dari siswa lulusan
Paket C yang 
merasa
dirugikan. 
Salah
satunya adalah Nurul Rizqiyah Putri, peserta didik lulusan Paket C dari Yayasan
Pemimpin Anak Bangsa tahun 2021
. Saat diwawancara via WhatsApp
(16/4/2021)
, ia
mengaku sangat sedih dan kecewa tidak bisa mengikuti UTBK dikarenakan usianya
yang tidak memenuhi syarat. 

Menurutnya,
kebijakan yang ditetapkan penyelenggara UTBK itu akan berdampak semakin
sempitnya kesempatan bagi peserta didik Paket C yang ingin melanjutkan kuliah
di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) namun usianya sudah di atas 25 tahun.

“Sebisa mungkin penyelenggara UTBK membuat kebijakan yang lebih fleksibel tanpa unsur diskriminasi usia, karena kita tidak bisa menyamaratakan kemampuan semua orang berdasarkan usia. Belum tentu yang usianya muda itu ideal dan yang lebih tua tidak ideal,” ujarnya.

Nurul
juga mengaku sudah sempat mempersiapkan diri mengikuti UTBK dengan mengerjakan
latihan soal UTBK tahun sebelumnya yang ia dapat dari tutor maupun yang ia cari
dari internet. Sayang, upaya persiapan tersebut harus pupus dengan adanya peraturan
baru ini. Nurul berhara
p,
LTMPT lebih
arif dalam
setiap kebijakan yang dibuat
dengan mempertimbangkan pendapat dari berbagai pihak.

Hal
yang sama juga dirasakan oleh Yulia Wati, peserta didik lulusan paket C
, yang begitu menyayangkan adanya pemberlakuan
pembatasan usia dalam mengikuti UTBK ini
. Ia
mengaku telah mempersiapkan diri untuk melanjutkan
pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui
seleksi jalur SBMPTN.

“Sangat
disayangkan sekali kalau menurut saya
, karena
tidak semua orang yang usianya di bawah 25 itu produktif dan tidak semua orang
yang usianya di atas 25 itu tidak produktif
, kata Yulia lewat
WhatsApp, Rabu (14/4/2021).

Lebih lanjut, Yulia Wati berharap agar pemerintah dapat lebih bijaksana
dalam membuat peraturan serta dapat berlaku adil kepada mereka yang menempuh
pendidikan non-formal seperti lulusan paket C (setara SMA) ini.

Hingga
kini, belum diketahui alasan mengapa pihak LTMPT membuat kebijakan pembatasan
usia bagi peserta lulusan Paket C
. Reporter Journo Liberta sebelumnya sudah melayangkan surat permohonan wawancara resmi
kepada pihak LTMPT untuk dimintai keterangan
. Namun
hingga tulisan ini diterbitkan, belum ada tanggapan apapun mengenai hal
tersebut.

 

Penulis: Kristina Damayanti, Shinta Fitrotun Nihayah

Editor: Johan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *