| Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. |
Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kini mempunyai gedung baru. Acara pengesahan gedung berlangsung pada 28 Februari 2017 yang lalu. Berbagai keluh-kesah mengenai perpindahan gedung disuarakan mahasiswa dan mahasiswa FAH. Ada yang setuju, ada juga yang kurang setuju dengan dipindahkannya gedung FAH.
Meskipun begitu, mahasiswa tidak bisa mengelak atas perpindahan gedung tersebut. Berikut berbagai tanggapan mahasiswa dan mahasiswi FAH ketika ditanya perihal gedung baru.
“Seneng yah punya gedung sendiri yang terbilang bagusdan besar, jadi gak harus gabung dengan fakultas lain dan lebih mandiri. Tapi
tidak enaknya karena agak jauh dari wilayah kampus satu dan gedungnya hanya
sendirian satu fakultas. Jadi susah buat ketemu sama teman-teman yang beda
fakultas. Dan seharusnya gedungnya ada tambahan kantinnya biar gak ribet kalau
cari makan.” –Okti Ayu Lestari, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris semester 2.
“Dari kabar yang aku dengar FAH akan ada beberapa jurusan baru, jadi wajar kalau fakultasku itu butuh ruang kelas yang lebih banyak. Jadi selama tujuannya untuk mengembangkan fakultas supaya lebih maju sih aku setuju aja. Walaupun banyak teman-teman yang harus pindah kostan supaya lebih dekat.” –Roro Handayani, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris semester 2.
“Keuntungannya fasilitas yang serba baru dan fasilitas yang lebih modern. Kalau keluhannya lebih jauh ke arah publik, seperti perpustakaan umum, cafe dan pusat jajanan. Sebenarnya sih lebih baik gak pindah.” – Ahmad Fahmi Shalahuddin, Jurusan Bahasa dan Sastra Arab semester 4.
“Jika membandingkan infrastruktur gedung baru dengan gedung lama jelas lebih baik gedung yang sekarang dari pada yang sebelumnya. Tapi yang disayangkan dari gedung FAH yang sekarang adalah kurang luasnya basement yang disediakan. Sehingga menyusahkan kami yang nongkrong bersama.” -Muhammad Zamachsyari C, Jurusan Tarjamah semester 2.


