Foto: Jelajah FLONA Jakarta 2026 untuk Kenali Alam

Journoliberta.com – Flora dan Fauna (FLONA) Jakarta 2026 menjadi ruang bagi pengunjung untuk mengenal tanaman dan hewan melalui stan serta aktivitas edukasi di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9). Pengunjung juga dapat bertanya langsung kepada penjaga stan mengenai tanaman dan cara perawatannya.

Salah satu pengunjung, Siska, tertarik mengunjungi FLONA 2026 setelah melihat keramaian saat berjalan di Lapangan Banteng. Ia kemudian menemukan berbagai tanaman dan bunga dengan warna yang beragam serta stan hewan  untuk lihat lebih dekat.

Bacaan Lainnya

“Misalnya, tanaman Angelonia yang aku kira tadi kayak Lavender. Selain itu, ketika melihat tanaman yang sebelumnya tidak saya tahu, bisa bertanya langsung kepada penjaga stan atau penjualnya,” ujar Siska saat diwawancarai di Lapangan Banteng, Sabtu (19/9).

Menurut Siska, informasi yang diperoleh dari FLONA 2026 tidak hanya mengenal nama tanaman, tetapi juga cara merawatnya. Ia mengetahui bahwa setiap tanaman memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda sehingga perawatannya perlu disesuaikan dengan jenis tanaman.

“Ketika kita membeli tanaman kita bisa bertanya cara merawatnya seperti apa, berapa kali harus disiram, karena setiap tanaman memiliki cara perawatan yang berbeda,” tambahnya.

Sementara itu, Dhea, Staf Stan Cactus Thumb Heist, mengatakan pengunjung juga kerap bertanya. Menurutnya, pengunjung yang datang cukup beragam, termasuk pengunjung yang baru mulai mengenal dan merawat tanaman.

“Kami menjual kaktus, yang paling sering ditanyakan biasanya cara perawatannya. Kaktus masih cukup jarang dirawat masyarakat, sehingga pengunjung bertanya bagaimana cara merawatnya, cara memberi pupuk, atau media tanamnya ada yang perlu diganti,” ujar Dhea saat diwawancarai di Lapangan Banteng, Sabtu (19/9).

Dhea mengatakan pengunjung pemula banyak bertanya mengenai jenis kaktus serta cara memperbanyak dan merawatnya. Pertanyaan tersebut muncul setelah pengunjung melihat beragam bentuk dan warna kaktus yang tersedia di stan.

“Mereka baru mengetahui bahwa kaktus memiliki banyak jenis. Selain itu, mereka juga ingin tahu cara kaktus berkembang biak atau diperbanyak, cara merawatnya, dan tips agar kaktus bisa bertahan lama,” ucapnya.

Dhea berharap interaksi antara penjaga stan dan pengunjung dapat membuat lebih banyak orang mengenal tanaman secara langsung. Menurutnya, interaksi tersebut dapat mendorong pengunjung untuk lebih tertarik mempelajari cara merawat tanaman. 

“Semoga semakin banyak orang yang mengenal kaktus dan datang ke sini. Kami juga berharap kegiatan ini bisa mempertemukan berbagai pengunjung yang tertarik dengan tanaman,” pungkasnya.

Mengenal hewan dan merawat tanaman menjadi langkah untuk memahami pentingnya menjaga keberadaan makhluk hidup di sekitar. Semua hal tersebut saling berkaitan, sehingga perubahan pada satu bagian ekosistem dapat memengaruhi bagian lainnya.

 

 

Penulis: Ratna Dewi Lubis

Editor: Rifqi Titah Gemilang

Pos terkait