JOURNOLIBERTA.COM
–
Tepat sore hari, sejumlah masyarakat menggelar aksi teatrikal bertajuk
“September Hitam” di kawasan Tugu Proklamasi, Jakarta pada Jumat
(24/09/2021). Aksi ini mengilustrasikan para aparat yang bersikap kasar
terhadap petani.
Setelah teatrikal, aksi dilanjut dengan orasi oleh Monicha,
mahasiswi Universitas Atma Jaya. Ia mengatakan bahwa kekerasan dalam teatrikal
itu merupakan wajah aparat kita saat ini.
“Karena akhir-akhir ini perampasan hak hidup dan
tanah petani, terlebih di daerah, dirampas dengan kekerasan aparat. Seperti
yang terjadi di Pakel dan Kulon Progo,” tutur Monicha.
Aksi ditutup dengan acara tabur bunga di atas lima foto
korban tewas dalam aksi reformasi dikorupsi dua tahun silam.
Tak lama, aparat kepolisian yang bertugas akhirnya
membubarkan massa aksi karena dianggap menimbulkan kerumunan di tengah pandemi
COVID-19.
Fotografer: Sulthony Hasanuddin
Kurator: Yesi Salviana






