Kiwari, mengenal dunia jurnalistik tidak hanya lewat bangku kuliah atau buku-buku, melainkan bisa juga dengan menonton film. Buat kamu yang ingin jadi jurnalis, beberapa film bertema jurnalistik ini wajib ditonton!
1.
Spotlight
yang diangkat dari kisah nyata kasus pelecehan seksual anak oleh beberapa
pastur gereja Katolik Roma di Boston, Amerika Serikat. Disutradarai Tom
Mc Carthy, film yang rilis pada 2015 ini mengisahkan tentang perusahaan media
bernama The Boston Globe. Perusahaan tersebut memiliki tim bernama Spotlight
yang terdiri dari empat jurnalis, dengan Walter ‘Robby’ Robinson (Michael
Keaton) sebagai pemimpin.
Tim Spotlight bekerja khusus mengangkat berita
yang sudah lama tertunda atau terabaikan. Saat rapat, Marty Baron (Liev
Schreiber) mengajukan kasus pelecehan anak kecil yang dilakukan pastur.
Kasus tersebut telah diabaikan banyak orang, membuat Baron tertarik mengupasnya
lebih dalam.
Namun, ternyata tidak mudah untuk mencari tahu kebenaran kasus
tersebut. Pasalnya, kasus itu ditutup secara rahasia oleh gereja besar. Menurut
Direktur The Boston Globe, Ben Bradlee Jr. (John Slattery), mengatakan bahwa
peliputan kasus akan dihentikan jika tidak ada hal menarik yang dapat dikupas.
Sejak saat itu, tim Spotlight semakin menggebu-gebu mencari narasumber lain
agar peliputan kasus tidak dihentikan.
Sumber: kompas.com
2. The Insider
![]() |
| The Insider (highonfilms.com) |
Film The Insider diangkat dari kisah nyata perjuangan dan
dinamika yang dihadapi oleh Dr. Jeffrey Wigand (Russel Crowe), seorang mantan
eksekutif perusahaan rokok terkenal di AS, dalam mengungkap kebohongan yang
dilakukan oleh perusahan tempat ia pernah bekerja. Konflik diawali dengan
pemecatan Wigand dari jabatan sebagai direktur reset perusahaan rokok Brown
& Williamson (B&W). Pemecatan terjadi karena sikap Wigand yang tidak
mendukung kebijakan perusahaan yang dengan sengaja menambahkan ramuan tertentu
untuk membuat pelanggan rokok mereka menjadi lebih kecanduan.
Sebagai seorang ilmuwan
dan eksekutif berlatar belakang seorang ilmuwan dan pernah bekerja di beberapa
perusahaan kesehatan, Wigand tidak setuju dengan kebijakan perusahaannya
tersebut. Awalnya Wigand tidak ingin membocorkan rahasia perusahaan tempat ia
bekerja dulu. Namun, semua berubah saat Wigand bertemu dengan Lowell Bergman (Al
Pacino), seorang jurnalis dan produser acara 60 Minustes, dengan segala desakan
ia berani mengungkapkan rahasia perusahaan tersebut / taping. Film ini
menarik terkait dengan salah satu diskursus paling hebat dalam perdebatan rokok
vs kesehatan masyarakat di Amerika
Sumber: kompasiana
3. The Post
![]() |
| The Post (kissfmmedan.com) |
The Post merupakan film biografi sejarah
garapan sutradara kondang Steven Spielberg. Tayang pada 2017, The Post juga
memasangkan dua bintang ternama Hollywood, Meryl Streep dan Tom Hanks, sebagai
pemeran utama. Peristiwa nyata publikasi dokumen rahasia negara pada 1971, atau
yang dikenal dengan sebutan Pentagon Papers, diangkat ke layar lebar.
Seorang peneliti militer bernama Daniel Ellsberg ingin
mengungkap kebohongan AS dalam memerangi sekutu. Dirinya meng-copy dokumen
yang bersifat sangat rahasia kemudian memotong bagian dimana tulisan “sangat
rahasia” berada. Dokumen inilah yang kemudian dinamakan Pentagon
Papers.
Dokumen itu awalnya dicetak pada halaman depan The New York
Times dan menimbulkan berbagai konflik ditengah maraknya pemberitaan pernikahan
putri presiden Richard Nixon. Hingga rival perusahannya, The Washington Post
merasa kalah saing dan mencari cara untuk menerbitkan hal serupa. Perjalanan
dalam mencari kebebasan pers dimulai.
Sumber : idntimes
4. All the President’s Men (1976)
![]() |
| All the President’s Men (groovyhistory.com) |
Film ini diangkat dari kisah nyata perjuangan dua orang wartawan
The Washington Post, Bob Woodward dan Carl Bernstein, yang membongkar
keterkaitan presiden Amerika dari kubu Republik dengan upaya penyadapan yang
dilakukan di kantor Partai Demokrat, saingan politiknya. Kedua wartawan ini
mengumpulkan serpih demi serpih potongan informasi yang mereka dapatkan dari
para narasumbernya.
Film ini merupakan karya klasik tentang bagaimana perjuangan
melakukan investigasi dilakukan dan awalnya menemui banyak hambatan. Puluhan
bahkan ratusan orang di kontak Woodward dan Bernstein untuk menggali informasi.
Banyak dari mereka yang tak mau terbuka, walaupun perlahan-lahan gambaran
utuhnya mulai terlihat. Kontribusi besar seorang narasumber kunci yang disebut
Deep Throat, menjadi gong yang memberikan konfirmasi atas kerja panjang dua
reporter ini.
Sumber: All the President’s Men (1976).
https://jaring.id/all-the-presidents-men-1976/ (Diakses pada 30 Maret
2021 pukul 10.24)
5. The Bang Bang Club (2011)
![]() |
| The Bang Bang Club (mubi.com) |
Film “The Bang-Bang Club” adalah sebuah film bergenre
action yang dirilis pada 22 April 2011 yang disutradarai oleh Steven Silver.
Film ini berlatarkan di Afrika Selatan yang pada saat era 90an sedang mengalami
konflik besar. Namun konflik itu tidak begitu menjadi perhatian masyarakat
dunia, hingga akhirnya hadir empat orang pemuda pemberani yang berprofesi
sebagai fotografer. Mereka adalah Greg Marinovich (Ryan Phillippe), Joao Silva
(Neels Van Jaarsveld), Kevin Carter (Taylor Kitsch), dan Ken Oosterbroek (Frank
Rautenbach).
Hadirnya mereka mengubah sejarah konflik di Afrika dari yang
tidak terlalu diperhatikan menjadi sesuatu yang besar pada saat itu.
Menyebarnya kabar ke seluruh penjuru dunia berkat dua foto yang mendapat
penghargaan tertinggi jurnalistik Pulitzer milik Greg Marinovich dan Kevin
Carter.
Film ini juga dibumbui dengan kisah asmara dari keempat pemuda
itu di tengah-tengah konflik yang mereka lalui. Film ini diangkat dari buku
yang berjudul ‘Marinovich and Silva’ yang ditulis oleh Greg Marinovich dan Joao
Silva setahun setelah tewasnya Oosterbroek dan bunuh dirinya Kevin Carter pada
Juli 1994.
Sumber: Muhammad Eka
Putra. Sinopsis Film ‘The Bang-Bang Club’ Perjuangan 4 Fotografer Muda yang
Mengubah Dunia. https://video.tribunnews.com/view/101857/sinopsis-film-the-bang-bang-club-perjuangan-4-fotografer-muda-yang-mengubah-dunia
(Diakses pada 30 Maret 2021, pukul 10.42)
6. Nightcrawler (2014)
![]() |
| Nightcrawler (tribunnewswiki.com) |
Nightcrawler adalah film bergenre thriller kriminal garapan
sutradara Dan Gilory yang rilis pada 2014 yang berdurasi 117 menit ini.
Nightcrawler berkisah tentang pria bernama Louis Bloom atau Lou (Jake
Gyllenhaal) yang tengah kesulitan mencari pekerjaan. Hingga suatu ketika ia
melihat sebuah insiden tabrakan mobil di jalan. Seorang fotografer lepas
terlihat sibuk mengabadikan kejadian nahas itu melalui kameranya. Lou lantas
berkenalan dengan fotografer yang diketahui bernama Joe Loder (Bill Pixton)
ini. Joe menjelaskan bahwa ia bekerja dengan menjual hasil rekaman
kejadian-kejadian tragis seperti kecelakaan, kebakaran, dan lainnya kepada
kantor berita lokal. Lou pun tertarik pada pekerjaan yang disebut dengan
Nightcrawler ini.
Dengan menjual sepeda curian, Lou membeli beberapa peralatan
untuk memulai pekerjaan barunya. Bekerja sebagai Nightcrawler ternyata tidak
semudah yang dipikirkan Lou. Lou juga harus bisa mengambil foto atau video
menggunakan angle yang menarik. Karenanya, Lou menyewa asisten bernama Rick
(Riz Ahmed) untuk membantunya merekayasa lokasi kejadian demi memuluskan hasil
kerjanya. Lou terkadang memindahkan posisi mayat atau merusak lokasi kejadian
perkara agar peristiwa terlihat lebih dramatis.
Hal ini tentu menyalahi kode etik jurnalistik. Meski begitu, Lou
tetap memiliki pelanggan tetap untuk setiap hasil jepretannya. Pelanggan
tersebut adalah Nina (Rene Russo), pemandu program berita pagi yang berambisi
menjadi kantor berita paling pertama dalam menyiarkan berbagai kejadian.
Seiring berjalannya waktu, Lou semakin berambisi dalam pekerjaannya. Ia pun
semakin lihai merekayasa berita, bahkan menggunakan berbagai cara kotor.
Sumber: Titik Wihayanti. Sinopsis Film Nightcrawler, Dibintangi
Jake Gyllenhaal, Tayang di Mola TV.
https://www.kompas.com/hype/read/2020/11/05/150900266/sinopsis-film-nightcrawler-dibintangi-jake-gyllenhaal-tayang-di-mola-tv?page=all#page2
(Diakses pada 30 Maret 2021 pukul 10.49
Penulis: Ridho Hatmanto dan Safira Salsabilla
Editor: Siti Hasanah Gustiyani
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan











