Journoliberta.com – Mahasiswi Universitas Negeri Manado (Unima), berinisial EM, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya dengan sejumlah luka memar di beberapa bagian tubuh pada Selasa (30/12). Berdasarkan temuan tersebut, keluarga EM melaporkan kasus ini ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara atas dugaan tindak kekerasan seksual, Jumat (2/1).
Dikutip dari TVOneNews.com, berdasarkan penemuan surat pribadi korban, salah satu Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unima, menjadi terduga pelaku kekerasan seksual terhadap EM. Menanggapi hal tersebut, Dekan FIPP Unima, Aldjon Dappa menegaskan, hingga saat ini tidak menerima dokumen fisik surat pengaduan dari korban.
“Surat yang beredar tiga halaman itu, tertanggal 16 Desember, perlu saya tegaskan kembali bahwa surat itu tidak pernah sampai kepada saya,” ujar Aldjon saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (2/1).
Aldjon mengatakan, korban sudah berupaya melaporkan kasus kekerasan seksual ke Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPKS) Unima. Ia juga menambahkan, pihak Satgas telah mengkonfirmasi pelaporan secara lisan dan telah masuk ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) internal sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.
“Di tanggal 19 itu korban melapor ke tim satgas dan langsung diterima oleh admin tim satgas saat itu. Langsung dibuatkan dokumen berita acara dan penjelasan tentang kronologi kejadian,” tukasnya.
Menambahkan hal tersebut, Satgas PPKPT Unima, Irwany Maki, menegaskan bahwa pihak kampus telah mengambil tindakan berupa membebastugaskan dosen terduga pelaku dari tugas-tugas fungsional. Ia juga menjamin seluruh tahapan investigasi internal untuk mengusut kasus ini akan dilakukan secara mendalam dan menyeluruh.
“Kami telah bersurat kepada Rektor untuk membebastugaskan (dosen terduga pelaku) dari tugas-tugas fungsional sebagai dosen,” tutup Irwany.
Artikel ini merupakan tugas akhir kepenulisan calon anggota berupa penulisan ulang berita dari sumber TVOneNews.com. Seluruh fakta dan data mengacu pada laporan asli media tersebut.
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan




