Journoliberta.com – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum BULOG) memberangkatkan ratusan peserta dalam program Mudik Gratis bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 2026 sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung kelancaran, keamanan, dan kenyamanan arus mudik.
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan, program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat. Ia menegaskan, mudik gratis tidak hanya sekadar program tahunan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
“Program mudik bersama ini merupakan perwujudan negara hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap program ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu mereka pulang kampung dengan aman, lancar, serta tepat waktu,” ujar Ahmad saat ditemui di Kantor Perum BULOG, Jakarta Selatan, Selasa (17/3).
Sementara itu, Ketua Panitia Mudik Gratis bersama BULOG 2026, Dana Putra Prasetya menjelaskan, program ini merupakan bagian dari kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Menurutnya, kegiatan ini secara konsisten dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Program ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung kelancaran dan keselamatan masyarakat selama periode mudik lebaran,” ujar Dana saat melakukan sambutan di kantor BULOG, Jakarta Selatan, Selasa (17/3).
Lebih lanjut, ia menyebutkan kuota awal yang disiapkan sebanyak 750 peserta dengan realisasi mencapai 706 orang atau sekitar 94 persen dari target. Ia juga menjelaskan peserta berasal dari berbagai kalangan, baik internal BULOG maupun masyarakat umum dan diberangkatkan menggunakan 15 bus ke berbagai daerah tujuan.
“Dari target 750 peserta, terealisasi 706 orang atau sekitar 94 persen. Peserta berasal dari berbagai kalangan dan kami memberangkatkan mereka menggunakan 15 bus dengan tujuan mulai dari Palembang hingga ke sejumlah daerah di Jawa Timur,” jelasnya.

Di sisi lain, peserta Mudik Gratis, Agnes menyampaikan proses pendaftaran program tersebut berlangsung ketat karena tingginya jumlah pendaftar. Ia juga menyatakan peserta harus bersaing cepat untuk mendapatkan kuota terbatas.
“Kita harus war sama banyak orang. Kuotanya terbatas, sementara yang daftar ribuan. Jadi benar-benar harus cepat,” ujar Agnes saat diwawancarai di depan kantor BULOG, Jakarta Selatan, Selasa (17/3).
Ia menambahkan, program ini sangat membantu bagi para peserta. Seluruh fasilitas telah disediakan oleh penyelenggara sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman dan praktis.
“Selain gratis, juga aman. Konsumsi disediakan, bahkan baju juga ada. Jadi kita tinggal berangkat saja,” ujarnya.

Hal senada disampaikan peserta lainnya, Zulfa, yang menilai program mudik gratis ini sangat meringankan beban masyarakat, khususnya bagi perantau. Ia juga berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Program ini membantu banget, apalagi buat kami yang merantau dan harus pulang kampung, dan harapannya bisa diadakan setiap tahun,” tutur Zulfa saat diwawancarai di depan kantor Bulog, Jakarta Selatan, Selasa (17/3).
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan





