Aliansi Pemuda Indonesia Gelar Aksi Bela Palestina di Kedubes AS

Aliansi Pemuda Indonesia Gelar Aksi Bela Palestina di Kedubes AS

Sejumlah massa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Tangerang Selatan menggelar aksi di depan Halte UIN Jakarta, Ciputat, Selasa (18/05/2021). Hari ini mereka akan bergabung dengan Aliansi Pemuda Indonesia di depan Kedutaan Besar Amerika di Jakarta, untuk menyuarakan Aksi Bela Palestina. (Johan/Journoliberta)

JOURNOLIBERTA.COM– Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Banten-Jakarta-Jawa
Barat (KAMMI BANJABAR) dan Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus
Jakarta-Depok-Bekasi (FSLDK Jadebek), yang tergabung dalam Aliansi Pemuda
Indonesia untuk Pelestina menggelar aksi bela Palestina di Kedutaan Besar
Amerika Serikat, Selasa (18/05/21).

Aksi yang bertajuk 
“Palestina Selalu Ada dan Akan Selalu Ada di Hati Indonesia”
merupakan bentuk protes atas serangan yang dilakukan oleh Israel terhadap
Palestina dalam beberapa waktu terakhir.

Tercatat hingga Selasa 18 Mei 2021, setidaknya 212 warga
Palestina tewas akibat serangan tersebut, termasuk didalamnya 61 anak-anak dan
36 perempuan. Sementara, sebanyak 1500 mengalami luka-luka akibat dari serangan udara Israel di Jalur Gaza. Jumlah tersebut
diperkirakan terus meningkat karena serangan udara Israel lainnya masih
menghantam wilayah Palestina hingga hari ini.

Menurut Ketua KAMMI Banten, Wardian mengatakan bahwa Amerika Serikat disinyalir menjadi penyokong
serangan-serangan yang dilakukan oleh Israel kepada Palestina. Tak hanya itu,
Amerika Serikat juga memblokir pertemuan Dewan Keamanan PBB yang membahas
konflik Israel-Palestina.

“Amerika Serikat punya andil besar dalam setiap serangan
yang dilakukan Israel kepada Palestina, inilah yang mendasari kami untuk
menggelar aksi bela Palestina di depan kantor Kedutaan Besar Amerika
Serikat,” ujar Wardian.

Pernyataan sikap

Dalam aksi tersebut, Aliansi Pemuda Indonesia untuk Palestina
juga menyatakan sikapnya sebagai berikut:

1. Mengecam sikap Amerika Serikat yang telah memblokir
pertemuan Dewan Keamanan PBB dalam pembahasan permasalahan Palestina

2. Mengutuk tindakan kekerasan dan pengusiran militer Israel
atas warga Palestina di Sheikh Jarrah serta penutupan masjid Al Aqsha

3. Mengecam kejahatan genosida dan pembersihan etnis yang
dilakukan oleh Israel

4. Mendukung desakan pemerintah Indonesia kepada PBB untuk
segera menyelesaikan konflik Israel dan Palestina.

5. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memasifkan berita
di media sosial terkaitkejahatan dan kekejaman yang dilakukan zionis Israel
kepada warga Palestina merupakan bentuk penjajahan yang nyata.

6. Mengajak seluruh umat muslim di Indonesia agar memanjatkan
doa dan Qunut Nazilah memohon pertolongan Allah SWT untuk kaum muslimin di
Palestina dan menghancurkan zionis Israel di tanah Palestina.

Penulis: Siti Hasanah Gustiyani

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Pos terkait