Angkat Isu Kepemimpinan, Teater Syahid Tampilkan Adaptasi Teatrikal “ANTIGONE”

LPM Journoliberta
LPM Journoliberta

Journoliberta.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menampilkan sebuah pertunjukkan teater yang diadaptasi dari naskah Yunani “ANTIGONE” karya Sophocles dan diadaptasi kembali oleh Teater Syahid yang disutradarai oleh Sir Ilham Jambak di Aula Student Center pada Jum’at (21/6). Pertunjukkan tersebut dihadiri oleh para penikmat seni dari mahasiswa UIN Jakarta dan institusi lain.

Pertunjukkan yang mengangkat tema “ANTIGONE” ini memiliki makna bahwa banyak hukum negara yang menentang hukum Tuhan. Makna tersebut menjadi alasan bagi Teater Syahid untuk mengadaptasikannya ke dalam pertunjukkan teater karena isu tersebut dianggap relevan di kehidupan sehari-hari.

Ketua UKM Teater Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ananda Dwi Pangestu, menjelaskan pesan yang terkandung dalam pertunjukkan teater tersebut mengajarkan bahwa seseorang tidak bisa berlaku semena-mena menentang hukum Tuhan seberapa hebat pun dia. Di mata Tuhan, orang tersebut tidak berada di atas-Nya.

“Sehebat apapun orang, kita tidak bisa menentang hukum yang telah dibuat oleh Tuhan. Kita pada dasarnya hanya seorang manusia yang tidak bisa apa-apa di mata Tuhan. Jadi, jangan terlalu sombong. Hanya karena dia berada (jabatan) di atas, secara duniawi dia di atas, namun di mata Tuhan itu tidak. Supaya para penguasa tidak seenaknya saja,” jelas Ananda saat diwawancarai di Aula Student Center, Jum’at (21/6).

Angkat Isu Kepemimpinan, Teater Syahid Tampilkan Adaptasi Teatrikal “ANTIGONE”

Aktor Teater Syahid, Firman Faturrahman, mengungkapkan kesulitannya dalam menampilkan teatrikal diperlukan persiapan mulai dari aktor hingga panggung. Bagi aktor, kesehatan dan mental merupakan hal yang penting untuk dipersiapkan.

“Tentu ada, untuk mempersiapkan panggung itu paling sulit karena harus diatur dan untuk latihan aktor juga cukup sulit, saya sendiri baru pertama kali mengikuti teater. Kesehatan dan mental itu juga penting karena kalau tidak ada mental pastinya kita akan gugup di depan penonton. Kita itu latihan mungkin sekitar tiga bulan,” ungkap Firman saat diwawancarai di Aula Student Center, Jum’at (21/6).

Angkat Isu Kepemimpinan, Teater Syahid Tampilkan Adaptasi Teatrikal “ANTIGONE” 2

Peminat dari seni teater ini masih cukup digandrungi oleh banyak orang terutama di kalangan mahasiswa dari tahun ke tahun. Khususnya Teater Syahid sendiri yang memiliki penonton tetap karena adanya regenerasi dari para penonton. Namun tidak menutup kemungkinan juga terdapat dari luar UIN Jakarta.

Mahasiswa Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Jakarta 2, Amanda Nabila, mengatakan bahwa pertunjukkan teater tersebut membuatnya berkesan karena akting pemain, desain grafis, dan panggung yang bagus sehingga membuat hidup suasana panggung.

“Akting-akting para pemainnya, desain grafisnya, penataan panggungnya, terus juga makeup, dan suara-suara itu benar-benar menghidupkan suasana panggungnya,” jelas Amanda saat diwawancarai di Aula Student Center, Jum’at (21/6).

Amanda juga menyampaikan harapannya untuk seni teater di Indonesia agar semakin maju dan lebih menonjol lagi di kalangan pertunjukkan-pertunjukkan seni. Banyak bakat hebat dari seniman maupun penikmat seni sendiri, serta banyak juga cerita dari sejarah Indonesia yang bisa diangkat menjadi pertunjukkan teater.

Angkat Isu Kepemimpinan, Teater Syahid Tampilkan Adaptasi Teatrikal “ANTIGONE” 4

Angkat Isu Kepemimpinan, Teater Syahid Tampilkan Adaptasi Teatrikal “ANTIGONE” 6

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Pos terkait