KMM Ciputat Erat Jalin Solidaritas Mahasiswa Perantau dari Minangkabau

LPM Journoliberta
LPM Journoliberta

Journoliberta – Keluarga Mahasiswa Minang (KMM) Ciputat merupakan organisasi yang mewadahi mahasiswa perantau asal Minangkabau di Ciputat. Sekretaris KMM Ciputat, Muhammad Taufiqurrahman Zuliansyah menjelaskan, bahwa KMM ditujukan sebagai wadah untuk berbagi pengalaman, memberikan dukungan, dan melestarikan budaya Minang.

“Ketika kita merantau jauh, hal pertama yang dicari adalah orang-orang sekampung dan sesuku. Di KMM Ciputat inilah saya menemukan orang-orang itu. Selain itu, bisa meredakan rasa kangen akan kampung halaman,” ungkap Taufiq saat diwawancarai via WhatsApp, Rabu, (19/3).

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa KMM membantu mahasiswa baru dengan memberikan informasi seputar budaya atau pergaulan di Ciputat, harga makanan, dan hal-hal lainnya.

“KMM ini juga membantu para anggota baru dengan memberikan informasi mengenai pergaulan di Ciputat itu bagaimana, kemudian harga makanan di sini berapa, dan hal lainnya di mana itu sangat membantu mereka,” ujar Taufiq.

Lebih lanjut, Taufiq yang telah lama menjadi bagian dari KMM mengungkapkan bahwa ia banyak memperoleh manfaat dari pengalaman ini. Ia mengaku kegiatan kolektif ini bisa membuka dan memperluas wawasan mengenai tokoh-tokoh Minangkabau.

“Karena di KMM sering ada kajian mengenai tokoh-tokoh Minangkabau, itu bisa memperluas pengetahuan kita,” ujarnya lebih lanjut.

Hal serupa juga dirasakan oleh salah satu anggota aktif, Reza Ramadhan mengungkapkan pengalamannya setelah bergabung di KMM. Ia menilai KMM tidak hanya membantu mengatasi rasa rindu akan kampung halaman, tetapi juga memberikan dukungan berharga saat ia menjadi mahasiswa baru.

“Kakak tingkat di KMM sangat membantu saya saat menjadi mahasiswa baru. Saat itu, saya tidak tahu bahwa kampus saya bukan di daerah Ciputat. Intinya, para anggota di KMM ini memiliki jiwa saling tolong menolong yang kuat dan mereka solid,” ungkap Reza saat diwawancarai via WhatsApp, Kamis, (20/3).

Di sisi lain, Artika Florensia menjelaskan alasannya bergabung dengan organisasi ini. Ia mengatakan pertemuan dengan sesama orang Minang di perantauan merupakan hal yang menyenangkan bahkan dianggap penting.

“Aku ingin punya keluarga di Jakarta. Gabung di KMM ini penting, kalau ada apa-apa, aku berkabar ke mereka (anggota KMM) dan perlu apa-apa akan dibantu sama mereka,” ujar Artika saat diwawancarai via WhatsApp, Senin, (17/3).

Di samping itu, Artika berharap KMM ini dapat membuat dirinya berkembang lebih baik dan bisa membantu solidaritas anggota KMM.

“Semoga KMM bisa membantu pengembangan diri saya dan juga menambah solidaritas anggota,” tambah Artika.

Sementara itu, KMM Ciputat memiliki berbagai kegiatan yang melibatkan anggotanya, antara lain kajian tokoh asal Minangkabau, Pekan Olahraga (PEKON), dan kesenian. Hingga saat ini, KMM Ciputat telah memiliki setidaknya 600 anggota yang mayoritas berasal dari UIN Jakarta.

☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Pos terkait