Serba-Serbi Gedung Baru FAH

Serba-Serbi Gedung Baru FAH

> Gedung Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi berpindah ke Jalan Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur. Gedung tersebut diresmikan Rektor Dede Rosyada, 28 Februari 2017.
> LPM Journo Liberta mengirim reporter, Nauroh Nazipah, pada 26 Februari 2017 untuk melihat bagaimana persiapan gedung 2 hari sebelum resmi digunakan.


Saat
pertama kali masuk kawasan gedung baru FAH, saya disuguhkan tampilan yang
mencolok. Di sisi depan gedung tampak ornamen terbuat dari besi berwarna biru
pekat. Hampir menutupi sebagian gedung. Cat tembok berwarna abu-abu. Mewarnai
penuh tembok fakultas.


Satu
langkah dari pagar, -yang juga berwarna biru- tersedia tempat parkir untuk
mobil.  Luasnya 2 kali lipat dibanding
tempat parkir FAH di gedung lama. Terdapat juga pos keamanan di tengah-tengah
tempat parkir. Belum terlihat palang pintu otomatis seperti yang ada di kampus
satu. Untuk parkir motor, tersedia di belakang gedung.


Gedung
utama FAH terdiri dari 2 bagian. Bagian sebelah kiri berlantai 5. Berisi ruang
kelas, ruang kerja dosen, ruang teater, hingga roof top. Sementara di bagian
kanan terdapat perpustakaan fakultas dilapisi kaca besar yang juga bersebelahan
dengan musholla, perpustakaan masih dalam penataan buku.


Di
dalam gedung bagian kiri, aroma gedung baru sangat terasa. Saat itu -2 hari
sebelum digunakan- kursi, meja, cermin masih terbungkus plastik. Terdapat
beberapa karyawan masih terlihat menyusun barang-barang keperluan gedung
tersebut. Keadaanya masih belum tersusun dengan baik. “Nanti akan masa
pemeliharaan selama enam bulan. Akan dipantau apa saja kekurangan di sini,”
ujar salah seorang Staf Dekan FAH Ahmadi Sahmi kepada saya.


Keamanan
di gedung baru nampaknya sangat diutamakan. Setiap lantai terdapat
Closed-Circuit Television (CCTV), Alat Pemadam Api Ringan (APAR), alat pemadam
api otomatis (Sprinkler). Tidak hanya keamanan, mahasiswa akan nyaman menunuggu
di kursi-kursi yang sudah disediakan di setiap sudut gedung.


Semula
gedung baru ini akan diperuntukan untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) namun
FEB menolaknya. “Dekan FEB itu saya tanya berkali-kali. Pada waktu itu kurang
begitu berminat. Yang  saya ketahui
fasilitasnya tidak seperti yang mereka (FEB) inginkan misalnya kelas, untuk
mereka harusnya AC nya lebih banyak,” ungkap Dekan FAH Sukron Kamil Selasa
(28/2/2017).



Serba-Serbi Gedung Baru FAH 1




Dengan
keluarnya FAH dari kompleks kampus satu, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Dede Rosyada berharap hal tersebut dapat mengurangi beban parkir di kampus satu.
“Setidaknya perkiraan 50-100 mobil akan berkurang dari kampus 1 karena
tertampung di gedung baru yang menjadi gedung baru FAH,” ungkap Dede.

Setidaknya perkiraan 50-100 mobil akan berkurang dari kampus 1 karena tertampung di gedung baru yang menjadi gedung baru FAH. – Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dede Rosyada.

Pembangunan gedung baru FAH dibiayai dengan Surat Berharga Syariah Nasional (SBSN) dari Kementrian Agama RI yang ditaksir mencapai 44 miliar rupiah. Pada tahun 2017 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kemungkinan akan kembali mendapatkan dana SBSN dengan jumlah yang lebih besar. Dana tersebut nantinya juga akan digunakan untuk kembali membangun sebuah gedung.

Baca Juga : Menjelajahi Gedung Baru FAH (Foto)
Baca Juga : Kebakaran FAH Bukan Karena Korsleting

(Nauroh)
☕ Traktir Kopi

Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.

❤ Beri Dukungan

Pos terkait