Journoliberta.com – Mengawali tahun baru, Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Jakarta, Gun Gun Heryanto melantik Pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) masa bakti 2024. Menurutnya regenerasi itu dilakukan sebagai bagian dari masa seseorang berorganisasi, lalu bertransformasi menjadi empowering people atau proses pemberdayaan dalam organisasi dan siklus kehidupan.
“Regenerasi merupakan suatu hal yang alamiah, bagian dari proses empowering people dan siklus kehidupan. Hal terpenting adalah proses organisasinya,” ucap Gun Gun dalam sambutannya saat Pelantikan Ormawa, di Teater lantai 2 FDIKOM, Kamis (11/1/2024).
Gun Gun menyampaikan, kegiatan berorganisasi itu dapat membuka jejaring, namun mahasiswa harus bisa menyeimbangkannya dengan kewajiban akademis.
“Berorganisasi artinya sedang menempa, membuka jejaring yang tidak didapatkan oleh mahasiswa yang tidak berorganisasi. Namun, berorganisasi tetap harus diseimbangkan dengan kewajiban akademis,” ucapnya.
Senada dengan itu, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) FDIKOM masa bakti 2022, Alfi Syahrin mengatakan, tantangan terbesar bagi pengurus organisasi merupakan manajemen waktu antara berorganisasi dengan kewajiban sebagai seorang akademisi.
“Kalau bicara hambatan terbesar itu sendiri ketika sudah memasuki fase semester tua, kita harus menjalankan kewajiban sebagai seorang akademisi juga. Jadi, kita dihadapkan dengan dua pilihan, mau pilih akademis atau organisasi,” tutur Alfi.
Lebih lanjut, Alfi menjelaskan beberapa program kerja yang sudah terlaksana selama ia menjabat, di antaranya Pengenalan Budaya, Akademik, dan Kemahasiswaan (PBAK) dan Bakti Sosial. Dia berharap bahwa kepengurusan baru dapat mewarisi hal baik dari program kerja yang sudah dilaksanakan.
“Program kerja yang terlaksana adalah program kerja yang sudah tersusun dalam rapat kerja Dema F itu sendiri. Saya harap, setiap apa yang sudah diwarisi dan itu poin yang baik, tolong tetap dilestarikan” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Dema F yang baru menjabat, Najib Jayakarta memaparkan rencana program kerjanya seperti PBAK, Milad, dan Festival Dakwah (Fesdak). Adapun rencana terdekat yaitu kegiatan Kajian Selepas Kampus (Kaskus) yang menjadi wadah diskusi isu-isu menarik, diantaranya isu terkait Palestina, Rohingya, hingga pemilu.
Pelantikan yang mengusung tema “Membangun Semangat Baru dalam Regenerasi Organisasi Demi Mewujudkan Integritas dan Loyalitas FDIKOM” ini diharapkan bisa membawa organisasi mahasiswa yang lebih baik dalam melaksanakan tanggung jawabnya melalui sinergi dan kolaborasi.
“Saya harap untuk Dema F dan teman-teman organisasi mahasiswa FDIKOM lainnya agar kita tetap sinergis. Saya juga berharap agar ada partisipasi dari mahasiswa dalam mendukung lancarnya program kerja, demi mencapai visi FDIKOM, yaitu menjadi fakultas terdepan yang unggul,” pungkasnya.
Suka dengan artikel kreator ini? Berikan apresiasi Anda agar kami terus semangat menyajikan artikel/berita berkualitas.
❤ Beri Dukungan




